Tanggal merah merupakan
tanggal yang ditunggu oleh mahasiswa khususnya saya untuk istirahat alias tidur
di rumah. Tapi saynagnya saya dan teman-teman yang lain diberikan tugas untuk
mnganalisis periloku konsumen dan sifat kepemimpinan seseorang. Untungnya saja
tugas ini dilakukan disebuah pusat perbelanjaan di Jakarta yaitu di Gandaria
City.
Kesan saya pada dua
materi ini sangat menyenangkan. Terlebih pada materi Kepemimpinan, saya sangat
semangat. Mungkin karena saya yang jadi tutor dan waktu pemilihan materi memang
saya agak memaksakan untuk bisa menjadi tutor pada materi Kepemimpinan.
Hambatan yang saya
peroleh hanya pada materi Perilaku Konsumen. Hambatan ini berasal dari diri
saya sendiri. Entah mengapa saya sangat kesulitan dalam memahami materi
Perilaku Konsumen. Untung saja setelah diaplikasikan dalam bentuk praktek saya
bisa sedikit memahami materi tersebut.
Perilaku
konsumen adalah ilmu yang mempelajari perilaku yang ditunjukkan oleh konsumen
mulai dari mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, hingga membuang produk
atau jasa yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mereka. Ada beberapa faktor
yang mempengaruhi pembelian; social
factor, cultural factor, personal factor, dan psychological factor. Proses pembelian juga ada beberapa tahap;
pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, dan
keputusan pembelian.
Kepemimpinan
adalah kemampuan mempengaruhi anggota kelompok untuk mencapai tujuan. Ada empat macam teori dasar kepemimpinan; Trait Theory, Behavioral Theory, Contingency
Theory, dan Vroom-Jago Leader
Participation model. Trait theory mempelajari
dan berusaha mengenali trait yang membedakan karakteristik pemimpin dengan bukan
pemimpin. Behavioral Theory menjelaskan
bahwa perilaku tertentu pada seseorang membedakan seorang pemimpin dan bukan
pemimpin. Contigency theory menjelaskan
bahwa kemampuan memimpin tergantung pada berbagai faktor situasional. Vroom-Jago Leader Participation model menjelaskan
bahwa efektivitas kepemimpinan terlihat dari tingkatan kemampuan dan
partisipasi pemimpin dalam mengambil keputusan.






0 komentar:
Posting Komentar