Melakukan aktivitas apapun
itu bentuknya harus di dasari sama niat dan adanya motivasi yang tinggi.
Misalnya, kuliah. Dalam melakukan tugas kita sebagai kuliah tentunya harus di
dasari dengan niat dan motivasi tinggi. Apa motivasinya? Motivasi dengan nilai
yang memuaskan dan bisa mendapatkan IPK 3 keatas. Sama dengan halnya bekerja. Jika kita bekerja
tidak dapat motivasi, apa hasilnya? Materi ini menarik, karena gue bisa tahu
dan bisa memahami kemana arah tujuan gue dalam bekerja nanti. Hambatan dalam
memahami materi motivasi ini mungkin karena banyak teori dan diharuskan banyak
contoh sehari-hari agar lebih bisa membayangkan.
Tingkat motivasi antar individu
berbeda-beda, bahkan dalam satu individu bisa berbeda-beda pada waktu yang
berbeda pula. Apakah kerja keras gue nanti juga menghasilkan kinerja yang
tinggi juga? Dalam hal itu diperlukan adanya Motivasi. Motivasi kerja itu proses
yang mengarahkan intensitas,
arah, dan ketekunan usaha individu untuk mencapai tujuan organisasi. Ada 2
faktor Herzberg, yaitu motivator dan hygiene. Motivator adalah faktor-faktor
intrinsik terkait muatan pekerjaan (mis. Otonomi, tingkat tantangan pekerjaan,
tingkat tanggung jawab, dsb. Sedangkan Hygiene adalah faktor ekstrinsik yang
terkait konteks pekerjaan (mis. Kompensasi, kondisi kerja, hubungan dengan
atasan, cara atasan mensupervisi, hubungan dengan rekan kerja, dsb. Ada yang
namanya Job Characteristics model, yaitu teori yang menekankan bahwa ada
aspek-aspek/ karakteristik dari pekerjaan yang mempengaruhi terbentuknya motivasi
kerja. Apabila ada seseorang di dalam perusahaan baik karyawan atau anggota
harus mengalami tiga kondisi psikologis agar mendapatkan motivasi dalam kerja,
yaitu Karyawan harus merasa pekerjaannya bermakna (meaningful), Karyawan
harus merasakan perasaan bertanggung jawab akan pekerjaannya (sense of
responsibility), dan Karyawan tahu hasil akhir dari pekerjaannya (knowledge
of results). Ketiga kondisi psikologis tersebut apabila seseorang mengalami
5 karakteristik dalam pekerjaan, yaitu; Variasi tugas adalah tingkatan tugas
yang membutuhkan sejumlah keahlian dan kemampuan karyawan, Identitas tugas adalah
tingkatan tugas yang membutuhkan karyawan menyelesaikan seluruh pekerjaan dari
awal hingga akhir, Signifikansi tugas adalah tingkatan dimana tugas memiliki
pengaruh yang substansial bagi orang lain, Otonomi adalah tingkatan kebebasan
dan kemandirian yang dirasakan karyawan untuk mengatur pekerjaannya, dan Feedback
adalah tingkatan
karyawan dapat memperoleh informasi dan arahan yang jelas tentang efektivitas
pekerjaannya.






0 komentar:
Posting Komentar