This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 27 April 2014

PIO

Assalamualaikum warrohmatullahiwabarokatu

Hari ini tanggal 28 April 2014, tepatnya hari Senin. Telat banget buat saya untuk membuat postingan blog PIO minggu kemaren yaitu Kamis, 24 April 2014. Sebenarnya saya tidak masuk pada minggu kemarin, karena saya sakit kebetulan badannya panas, jadi sebenarnya saya bingung mau nulis apa dalam blog PIO edisi kali ini. harapannya sih ya saya tetep dapat nilai walaupun tidak masuk hehehe. oke, let's start!

Yang pertama harus di posting adalah kesan mengikuti Mata Kuliah PIO pada minggu kemarin. Berhubung saya tidak masuk, jadi saya mau menulis kesan untuk ibu Nuri aja ya :)
Sejujurnya minggu kemarin saya pengen banget masuk PIO, karna entah kenapa saya jadi merasa tertarik mempelajari PIO, disamping juga minggu depannya saya kebagian untuk persentasi di kelompok saya. Saya sangat menghargai dan merasa bahwa yang dilakukan bu Nuri cukup berhasil dan meningkatkan minat  terhadap PIO, khususnya sih saya pribadi. Saya berharap sih ini bukan hanya saya yang merasakan, tetapi juga teman-teman saya yang lainnya. saya bahkan penasaran banget untuk kuliah nanti yang akan pergi ke Mall untuk Observasi, kira-kira ngapain aja disana. Oke itu aja sih kesan dari saya. Oh iya, hari ini seharusnya saya tutor dengan bu Nuri jam 8 tadi pagi, tetapi sepertinya di jadwal ulang hehe.

Hambatan dan Pelajaran yang saya dapatkan minggu lalu sih tidak ada, ya karna saya tidak masuk itu hehehehe..

Oke sekian dari saya, sampai bertemu minggu depan :)

SITI NUR FATHANAH

Sabtu, 26 April 2014

Komunikasi dalam Organisasi

Assalamualaikum Wr. Wb.
Holaa.. Selamat malam teman-teman sekalian .. ughh ini kali pertamanya saya nulis di blog ini, kalo di tanya kenapa, mungkin saya males saya lupa hoho, tapi ini bukan kali pertama saya menulis blog dulu saya punya blog dan tumblr yang tidak perlu kalian tahu dan sampai sekarang belum saya update lagi. Oke jadi ngalor ngidul..
Intinya kemarin Kamis, 24 April 2014 jam 13.00-15.00 saya ada kelas Psikologi Industri dan Organisasi materinya menarik sih tentang Komunikasi dalam Organisasi, mengingat saya aktif di organisasi komunikasi itu memang penting sekali dan sebagai calon psikolog juga (Amiin) komunikasi yang baik juga merupakan modal utama.
Kalau tidak ada yang tahu apa itu komunikasi, singkatnya komunikasi itu penyampaian dan pemahaman makna tentunya harus terjadi antara dua orang masa sendirian. Kalo sendirian sih itu orang ada gangguan kayaknya yaa.. hahaha. Fungsinya komunikasi adalah untuk mengontrol, memotivasi, menyampaikan informasi, dan pengekspresian emosi. Jenisnya pun ada Verbal, Written, Non-Verbal, yang memiliki kekuatan, kelebihan, dan media yang berbeda-beda.
Nah tadi kan penjelasan komunikasi secara umum kalau komunikasi organisasi itu sendiri itu adalah proses pertukaran ide-ide dan konsep untuk mencapai tujuan tertentu. Komunikasi organisasi itu ada dalam ruang lingkup internal dan eksternal. Tahu kan kalian apa arti dari internal dan eksternal? jadi sudah jelas sekali ya ruang lingkupnya masing-masing kaya apa.
Dalam komunikasi yang efektif itu yang harus diperhatikan adalah pesan yang disampaikan harus sama dengan pesan yang diterima. Kalau komunikasi itu tidak efektif terjadilah yang biasa orang-orang sebut sebagai misscomunication, entah karena pesan yang hilang, menyimpang ataupun ditolak.
Ketika terjadi permasalahan dalam komunikasi itu kita dapat menganalisisnya apakah kesalahan terdapat pada pengirim pesan, proses pengiriman pesan, penerima pesan, atau penafsiran pesannya. Ketika sudah dianalisis dan diketahui apa penyebabnya kita dapat memperbaiki atau setidaknya meluruskan kembali pesan tersebut.
Dalam materi ini yang paling menarik buat saya adalah ketika pembahasan 4 tipe gaya komunikasi, ada gaya Action orientasinya itu pada hasil, tujuan, dan pencapaian, gaya Action ini fokus pada hasil yang sudah disimpulkan sejak awal, tidak bisa diberikan banyak alternatif, harus singkat dan praktis, dan lebih berguna jika diberikan bahan kerja visualisasi. Kemudian ada gaya Process orientasinya pada strategi, organisasi, dan fakta-fakta, gaya Process ini berbicara dengan fakta, sistematis, dan logis.
Selanjutnya ada gaya Idea orientasinya pada konsep, teori, dan inovasi, gaya Idea lebih suka berdiskusi banyak, idenya meluap-luap sehingga terkadang pembicaraan melompat-lompat, jika ingin memberikan pernyataan mulailah dari pernyataan umum ke yang spesifik. Terakhir gaya People orientasinya pada komunikasi, hubungan, dan kerjasama, gaya People lebih menyukai basa-basi, mudah merujuk apabila mendapat rujukan dari orang-orang yang berpengaruh, dan biasanya informal.
Ketika saya melihat 4 gaya ini saya pun langsung menganalisis diri gaya komunikasi apakah yang biasanya saya gunakan, namun sampai saat ini saya tidak bisa mengklasifikasikannya. Kata orang-orang sih penilaian atas diri kan biasanya datang dari orang lain, jadi kalau menurut kalian gimana? hehehe
Ya itu aja sih materi pada hari Kamis tadinya mau nulis singkat eh panjang juga, hahaha untuk hari ini saya senang sekali dengan materinya, presenternya, dan memang cara belajar yang seperti ini membuat saya lebih mudah memahami pelajaran. Ohiya yang paling saya suka adalah ketika tugas menafsirkan foto itu, wah seru banget disitu emang benar-benar langsung terlihat banyaknya masalah komunikasi ataupun persepsi berbeda dalam penafsiran suatu media komunikasi. Seru banget.
Karena tertaut waktu yang menipis saya pamit mohon undur diri
Wassalamualikum Wr. Wb
-Kamilia Puteri

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

       Hai ketemu lagi dalam materi yang yang berbeda, kali ini kita akan membahas mengenai komunikasi dalam materi. Meskipun dalam pertemuan ini saya tidak hadir karena ada pekerjaan di luar kota tapi untuk materi ini saya sudah diberitahu oleh teman satu kelompok.

       Materi kali ini mengenai komunikasi dalam kelompok, setelah saya membaca materi ini saya semakin paham mengenai komunikasi yang baik dan tepat dalam kelompok. Materi ini sangat baik untuk dipahami karena akan menunjang kehidupan berorganisasi dan bekerja. Komunikasi sendiri memiliki beberapa fungsi diantaranya sebagai alat pertukaran informasi, alat pengontrol, alat motivasi dan sebagai alat mengekpresikan emosi.

         Komunikasi yang dilakukan sehari-hari dimanapun memiliki jenisnya, ada tiga jenis komunkasi yang bisa dikelompokan yaitu komunkasi verbal, komunikasi non verbal dan written. Dalam melakukan komunikas setiap individu memiliki gaya yang berbeda - beda yaitu action, process, people dan idea. Terakhir adalah masalah dalam komunikasi, masalah tersebut biasanya terjadi dari si pengirim pesan, proses pengiriman pesan, menerima pesan dan menafsirkan pesan

     Mari kita mulai dengan ringkasan materinya. Inti dari komunkasi ada dua yaitu penyampaian makna dan pemahaman makna. Dalam proses komunikasi ini harus memiliki pengirim pesan dan juga penerima pesan oleh sebab itu komunikasi yang baik harus sejalan antara pengirim dan penerima pesan atau komunikasi dua arah.    

Semoga materi ini dapat bermanfaat buat teman - teman semua

Fikri Kuswardiyanto

Komunikasi efektif?

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Kuliah PIO pertemuan 2 pada tanggal 24 April 2014 kemarin telah selesai. Kali ini yang menjadi tutornya saya sendiri. Saya membahas tentang komunikasi dalam organisasi. Sebelum di presentasikan kepada teman-teman sekelompok saya, terlebih dahulu saya di tutor oleh Mba Nuri pada hari senin. Menurut saya, kalau tutor di hari senin itu tidak begitu enak. Karena jadwal kuliah PIO kelas saya pada hari kamis berbeda dengan kelas PIO yang lain yang jadwalnya hari itu juga setelah tutor itu selesai. Materi-materi yang sudah dijelaskan oleh dosen masih ‘hangat’ di otak yang kemudian akan menjelaskan kembali materi tersebut ke teman-teman kelompok yang lain. Tapi alhamdulillah, saya masih ingat apa yang sudah dijelaskan oleh Mba Nuri saat tutor waktu itu. hehehe
Komunikasi yang terjadi di kelas antara Mba Nuri dengan mahasiswinya saat tutoring itu harus efektif. Komunikasi yang efektif itu apabila pesan yang disampaikan sama dengan pesan yang diterima. Bagaimana jika komunikasi tidak efektif? Berarti ada miscommunication, entah ada pesan yang hilang, pesan yang menyimpang, atau pesan yang ditolak. Apabila ada pesan yang hilang, ada mahasiswa yang datang terlambat jadi tidak bisa menerima semua pesan dengan baik. Apabila pesan yang menyimpang, mungkin dikarenakan tulisan pada slide yang kurang jelas, jadi tidak bisa mendapat pesan dengan baik pula. Sedangkan pesan yang ditolak saat Mba Nuri menjelaskan ada mahasiswa yang sedang bengong, kelaperan, atau sedang memikirkan tugas kuliah yang lain, jadi pesan yang didapat tidak diterima dengan baik. Itu semua menjadi komunikasi yang tidak efektif. Sekian dulu yaa nulis di blognyaa.. Terima kasih
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Salam Tertia RG

Jumat, 25 April 2014

Komunikasi dalam Organisasi - PIO

Hai!

Kali ini saya akan menceritakan materi pio yang dibawakan  pada tanggal 24 April, materi ini mengenai Komunikasi dalam Organisasi. Materi ini isinya lebih ringan daripada penilaian kinerja minggu kemarin.

Tapi meski lebih ringan, apa daya saya lagi ga nyambung pada hari itu dan mesti baca ulang sendiri materinya. Mungkin akibat lagi meler-melernya si idung sampe mempengaruhi ke kognitif ya. *nyarialasan

Materi mengenai Komunikasi dalam Organisasi kali ini dibawakan oleh Tertia. Yang berbeda dari minggu kemarin, adanya handout yang diberikan Tertia ke anggota kelompok. Membantu sekali. :)

Cus ke materi Komunikasi, yang disimpulkan dari definisi komunikasi itu, penyampaian pesan atau ide yang sama sama dipahami artinya oleh si pengirim pesan dan penerima pesan. Jadi dari si sender yang mengirim pesan lalu ada media penyampaian diantara si sender dan receiver, dan si receiver menerima pesan dan mengkodekan pesan tersebut dalam pikirannya kemudian si receiver  memberikan feedback ke sender. Feedback disini merupakan pemahaman pesan dari si receiver, kalau paham maka feedback ke sender sesuai dan komunikasinya nyambung. Kalau tidak bisa jadi Misscomunication atau miskom.

Tidak hanya itu, ternyata komunikasi memiliki jenis-jenisnya. Ada tiga jenis komunikasi, ada verbal yang mirip ketika kita lagi ngobrol-ngobrol, written seperti ketika lagi smsan, dan non-verbal yang berkaitan dengan simbol, gesture, emosi dan hal-hal yang dapat disimbolkan dari cara orang tersebut menyampaikan pesan.

Komunikasi pun bisa punya masalah, masalahnya ada:
-masalah dari pengirim pesan --> grogi, lupa isi pesan
-masalah dari proses pengiriman pesan --> media penyampaiannya tidak sesuai
-masalah dalam menerima pesan --> ada gangguan fisik (mirip sama masalah saya)
-masalah dalam menafsirkan pesan --> beda latar belakang atau budaya

Selain punya jenis dan masalah, si komunikasi juga punya gaya. Gaya komunikasi tiap orang bisa beda-beda, gayanya ada 4.
1. Action: fokusnya sama hasil, dan jangan kebanyakan kasih ide nanti dia bingung mau action kemana.
2. Process: dalam menyampaikan pesan dia sistematis dan logis
3. People: dia terpengaruh oleh suatu tokoh jadi ketika komunikasi sering bilang "dulu saya..." atau "kata Ibu saya..."
4. Idea: dalam menyampaikan pesan dia kebanyak ide yang mau disampaikan jadi suka-suka melenceng, yang jadi temen ngobrolnya sabar ya.

Dan.. begitulah pembahasan mengenai Komunikasi dalam Organisasi pada pertemuan PIO minggu ini. 


 

Komunikasi dalam Organisasi (24-04-2014)

Hai guysss, ketemu lagi nih sama saya. Hmmmm, kayanya baru aja kemaren saya nulis blog, dan sekarang harus menulis lagi. Tapi it's okelah yaaa, hahahha. by the way, hari Kamis baru aja belajar PIO dan materinya adalah komunikasi dalam organisasi. Kemaren itu, yang membawakan materi adalah teman saya yang bernama Shahnaz Roellyana. Sejauh ini sih menurut saya metode diskusi/belajar kelompok ini sih efektif banget, karna saya ngerasa lebih paham apabila diajarin sama teman sendiri.
Dalam proses diskusi kali ini saya cukup banyak mendapatkan hambatan nih. Yang pertama hambatannya adalah pada hari Kamis ini saya lagi ga enak badan karna abis beres-beres rumah (curcol dikit ya guys), dan yang kedua adalah karna ruang kelas yang berisik jadi saya kurang konsentrasi dalam menyerap materi yang diberikan.
Okeee, kita mulai pada pembahasan aja ya guys. Kemaren itu saya abis belajar materi tentang komunikasi dalam organisasi. Komunikasi itu sendiri menurut saya adalah proses penyampaian makna yang bisa saja meliputi proses menjelaskan, mendengarkan, dan memahami apa yang diakatakan oleh pengirim pesan. Dalam komunikasi juga terdapat prosesnya looh, yang paling penting itu dalam komunikasi itu harus ada pengirim pesan, nah si pengirim pesan itu harus mengolah terlebih dahulu pesan apa yang ingin disampaikan, lalu dengan media apa dia ingin menyampaikan pesannya. Hmmm, kalau ada pengirim pesan pasti juga harus ada penerima pesannya kan, melalui media tadi pesan diterima oleh penerima pesan, selanjutnya penerima melakukan pemaknaan dari isi pesan yang disampaikan. Setelah pemaknaan pesan, penerima pesan bisa langsung memberikan feedbeck atau tidak. Komunikasi dikatakan efektif apabila pesan yang disampaikan sama dengan pesan yang diterima.
Pada tulisan di atas kan udah dibahas tuh proses komunikasi ada apa aja. Nah sekarang kita bahas jenis komunikasi ya guys. Jenis komunikasi itu ada 3, yaitu: verbal (kekuatan dari verbal adalah pesan yang disampaikan cepat sampai dan bisa langsung mendapatkan feedback), written (kekuatan written itu bisa menjadi bukti tertulis dan bisa berhati-hati dalam menyampaikan isi pesan), dan non-verbal (perasaan dan emosi bisa lebih cepat tersampaikan). Dalam komunikasi juga ga selamanya berjalan dengan lancar loh guys, bisa dibilang miscommunication (pasti udah pada ngerti kan?). Dalam miscommunication ini ada tiga bagian yaitu: pesan yang hilang, pesan yang menyimpang, dan pesan yang ditolak.
Duuhhh, kayanya cukup sampai di sini dulu deh nulisnya. Soalnya udah bingung mau nulis apa lagi nih. Jangan kangen sama tulisan saya ya, sampai jumpa di minggu depan. 


Annisa Rosni Zusya


Komunikasi dalam Organisasi

            Assalamualaikum wr.wb

Hai semua temen- teman PIO ku . Alhamdulillah ya akhirnya di batas waktu yang terakhir nulis blog ini saya bisa menulisnya karena kemaren saya harus istirahat total di karenakan penyakit typus saya yang kambuh (duh jadi curcol) .  Materi PIO kemarin giliran Shahnaz yang menerangkan tentang materi komunikaasi dalam organisasi. Materi kemarin cukup menarik dan materinya lebih mudah dan sedikit di banding materi yang sebelumnya. Tapi walaupun materinya menarik hari kamis kemarin kondisi saya lagi tidak enak badan. Ya karena saya sakit saya sulit untuk konsentrasi di tambah kelas berisik dan pikiran saya pun terpecah ingin kelas berakhir dengan cepat biar saya bisa cepat pulang ke rumah. Dan saya sangat berterima kasih sama temen-teman sekelompok saya ada deena,annisa,vela,raysita,shahnaz karena selalu ngasih perhatian sampe-sampe nyariin temen pulang biar bisa bawain motor saya karena mereka takut kalo saya bawa motor sendiri. Dan akhirnya Ari yang bawa motor saya dan nganterin saya sampe rumah. Makasi ya teman-teman. Oke curhatnya selesai dan sekarang saya mau nulis tentang materi yang saya dapatkan hari kamis.
Materinya tentang komunikasi dalam organisasi. Komunikasi adalah penyampaian makna dan pemahaman makna. Proses komunikasi itu harus ada pengirim pesan, penerima pesan, ada media untuk penyampaian pesan dan yang terakhir pemaknaan pesan. Komunikasi juga ada beberapa jenis yaitu : verbal, written, dan non verbal. Oh ya komunikasi juga mempunyai 4 fungsi : control, information, emotional expression, motivation.
Komunikasi bisnis di bagi menjadi 2 : Komunikasi Internal : komunikasi dalam perusahaan dan Komunikasi Eksternal : Komunikasi keluar perusahaan. Arah Internal Komunikasi:  Donward communication : atasan ke bawahan, Upward communication : bawahan ke atasan, dan Horizontal communication : antar karyawan dengan jabatan yang setara. Komunikasi yang efektif adalah pesan yang di sampaikan sama dengan pesan yang di terima. Dalam komunikasi juga mempumyai masalah nah masalah yang pertama adalah masalah dari pengirim pesan, yang kedua masalah pada proses pengiriman pesan, yang ketiga masalah dalam menerima pesan, masalah dalam menafsirkan pesan. Ada 4 gaya dalam komunikasi : action, process, idea, people.
          Oke sekian dulu review materi dan curhat-curhatnya sampai bertemu di tulisan-tulisan berikutnya.
Wassalamualaikum wr.wb

-Yeni Eka Cahyani-

Kuliah PIO kedua dengan hal yang baru

Assalamualaikum wr.wb

Alhamdulilah, matakuliah pio kemarin sudah berjalan 2x untuk metode pembelajaran yang baru dan berjalan dengan baik, lancar dan seru yang lebih penting sih yah gak cepat bosen atau jenuh gitu buktinya aja nih yah, kalau lagi kuliah matkul pio nih pas temen kita menjadi tutor itu gak kerasa waktunya sudah habis aja.. soalnya belajar sambil main sih hehehe :) tapi tetep nyambung kok matkulnya =)

Untuk matakuliah pertemuan ke 2 ini untuk komunikasi dalam organisasi materinya hampir sama dengan komunikasi kesehatan namun dalam komunikasi itu ada gaya-gayanya naah saya baru tahu itu hehehhe :)  karena baru tahu kalau ada gaya-gaya dalam komunikasi akhirnya saya bisa membayangkan diri saya sendiri deh termasuk gaya komunikasi apaan kemarin :) dan alhamdulilah kemarin gak kuis hehehe kan biasanya selesai materi kuis tuh di kirain kuis ehh ternyata enggak kuis dan alhamdulilah banget deh hehehe:)
tetapi tetep semangat untuk matakuliah selanjutnya yeey *_*

Kayaknya cukup sampai di sini dulu yaah, habis bingung mau ngetik apalagi nih hehehe, sampai ketemu di pertemuan selanjutnya :)

Wassalamualaikum wr.wb

Komunikasi dalam organisasi


Bismillahirrahmanirrahim…


Alhamdulillah kelas PIO kemarin berjalan dengan baik, kali ini saya dapat giliran untuk menjelaskan materi mengenai komunikasi. Awalnya saya deg-degan karena takut salah menjelaskan kepada teman sekelompok saya, karena saya mendapat tutor tentang materi ini hari senin dan kelas PIO baru hari kamis.

Hambatan yang saya rasakan adalah saya harus menyesuaikan diri dengan anggota-anggota kelompok saya yang kebetulan angkatan diatas saya semua, dan saya kurang dekat dengan kakak-kakak kelas tersebut. Selain itu ada salah satu anggota saya yang tidak hadir. Satu lagi karena semua kelompok berdiskusi didalam kelas, saya harus lebih mengeraskan suara saya dalam menjelaskan materi agar bisa terdengar oleh yang lain.
Kemarin saya menjelaskan tentang materi komunikasi. Menurut saya materi ini lebih mudah untuk dipahami dari pada materi yang sebelumnya. Untuk permulaan materi ini menjelaskan terlebih dahulu tentang definisi, proses, dan fungsi komunikasi. Setelah itu ada jenis-jenis komunikasi yaitu verbal, written, dan non-verbal beserta kekurangan dan kelebihan dari masing-masing jenis komunikasi tersebut. Kemudian dijelaskan mengenai ruang lingkup komunikasi dalam dunia bisnis ada dua yaitu internal (upward, downward, dan lateral) dan eksternal.

Materi ini juga membahas bagaimana komunikasi yang efektif, yaitu pesan yang disampaikan harus sama dengan pesan yang diterima. Kemudian dijelaskan beberapa faktor penyebab komunikasi bisa tidak efektif dari segi pengirim pesan, proses pengiriman pesan, menerima pesan, dan menafsirkan pesan. Sebagai tambahan materi dijelaskan juga empat macam gaya komunikasi beserta cara menyesuaikan komunikasi sesuai gaya komunikasi orang lain.

Sekian tulisan saya di blog mengenai kelas PIO yang sudah saya lewati, dan saya akan menulis lagi untuk pertemuan berikutnya.

Terima kasih,

Yustika Hasanah Saridewi

Komunikasi dalam Organisasi

assalamu'alaikum
alhamdulillah, ini udah kedua kalinya saya masih bisa menulis diblog ini. Sebenarnya sih bingung apa ya kira-kira yang pengen ditulis hehehe. Well, pertemuan kedua ini masih tetap menarik sih dibanding sebelumnya apalagi ada Shahnaz sebagai presenter yang mebawakan materi dengan penuh energic. Menurut saya sih, mungkin emang Shahnaz bisa baca pikiran orang kali ya, karna disaat kita sedang lelah dan mengantuk apalagi beberapa anggota dari kelompok kami itu ada yang tidak enak badan tapi kita tetap semangat tuh menerima materi yang Shahnaz sampaikan, pokoknya the best deh ! 

Kalau dipikir-pikir sih ya, kamis kemarin tuh seru banget karena kita diberi tugas diskusi mengenai tweet dari stand up comedian ternama di Indonesia. Awalnya gak tau sih "siapa" yang ada diposter dan di injek sama "siapa", tapi setelah diusut-usut eh ketauan juga deh. Kesulitannya diminggu lalu tuh di koneksinya aja, karna susah banget tersambung dengan wifi YARSI untuk mencari latar belakang dari dua tokoh diposter itu.  Tapi so far, seru deh....

Mau tau apa aja yang kita pelajari kemarin ?
jadi, komunikasi biar bisa efektif itu kalau pesan yang disampaikan komunikator sama dengan pesan yang diterima oleh komunikan.Selain itu kita juga dapat menyesuaikan gaya berkomunikasi orang lain. Kalau orang yang gaya komunikasinya action, maka lawan bicaranya harus to the point, dan tidak terlalu banyak memberikan rekomendasi., process yaitu gaya bicaranya dengan fakta, dan kalau berkomunikasi itu secara rinci dan tersusun sistemasi gitu., people biasanya basa basi dulu, dan kalau idea biasanya memberikan waktu yang cukup untuk berdiskusi. 

Ok, itulah komunikasi dalam organisasi.

By : Velayati Apriyani

Without "Komunikasi" I'm Nothing

Assalamua'alaikum guysss ... ini tulisan kedua saya di blog ini. Just share aja sih apa yang udah didapatkan pada pertemuan kedua ini dengan tutor yang kedua.

Kemarin kelas PIO mempelajari tentang komunikasi. Sedikit mudah materinya, karena sebelumnya kita sudah mempelajari pada mata kuliah psikologi komunikasi kesehatan jadi kita hanya butuh sedikit mengingat materi yang pernah didapat dan menambah materi yang belum didapat. Komunikasi memang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita, tanpa adanya komunikasi mungkin yang namanya interaksi dengan sosial tidak akan pernah ada. Bayangkan saja kalau kita tidak berkomunikasi sama sekali, mana mungkin bisa kita mendapatkan pengetahuan dan ilmu-ilmu diluar sana yang begitu banyak. Komunikasi itu memang banyak sekali manfaatnya, seperti kita mendapatkan informasi dari berbagai pihak dengan berbagai media, mempermudah kita dalam menjalin kerjasama dengan orang lain dan hal positif lainnya. Namun selain itu ada sisi negatif dari komunikasi, yaitu ketika penafsiran atau pemaknaan dalam penerimaan informasi itu salah, mampu membuat kita menjadi misscom atau salah persepsi. Sehingga mampu membuat atau menimbulkan emosi yang negatif. Maka dari itu komunikasi harus dilakukan secara efektif agar tidak terjadi salah penafsiran. 

Kemarin yang jadi tutor kelompok kita tuh Dhaniar, enak kok ngejelasinnya , pas gitu jadinya kita mudah menangkap materi yang di berikan. Salah satu contoh komunikasi efektif ya seperti kelompokku kemarin, jadi adanya sesi tanya jawab yang membuat kita sama-sama aktif, kemudian ketika ada penafsiran yang salah dari si penerima  "kita" si pengirim pesan pun "Dhaniar" segera meluruskan maksudnya. Apalagi nihhhh contoh yang tutor sampaikan mudah sekali diserap karena tutor selalu menyampaikan contoh yang berkaitan dengan cinta hahahaha
Kalau kata tutor komunikasi yang buruk itu diibaratkan pacaran LDR namun jarang menghubungi. ya ya yaaaa semacam itulah contoh-contoh si tutor. Tapi menarik lah membuat kita semangat kuliah, karena contohnya bisa bikin kita ketawa dan kadang geleng-geleng kepala karena bingung kenapa harus hal percintaan hahaha

Berharapnya sih makin kesini saya makin menyukai PIO, dan makin semangat kuliah. Karena dengan metode diskusi dalam kelompok ini membuat saya terpacu untuk lebih giat membaca.

Mungkin hanya itu saja tulisan kali ini, karena saya belum pandai berkata-kata jadi saya ucapkan maaf apabila ada salah dalam penulisan. Terima kasih ..

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatu


Pratiwi Dian Astuti

Let's Talk!


Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatu...

Jadi ceritanya, pertemuan yang dipresentasikan sama Shahnaz kemarin tuh membahas tentang Komunikasi dalam Organisasi. Makanya judul tulisan ini “Let’s Talk!”, karena menurut saya blog seperti ini merupakan bagian dari komunikasi dengan jenis tertulis (written). Masih ada jenis komunikasi lainnya, seperti verbal dan non-verbal. Sebelum lebih jauh, apa sih komunikasi itu? Nah, komunikasi merupakan proses untuk menyampaikan makna, yang didalamnya terdapat proses menjelaskan, mendengarkan, dan memahami.

Terus nih, prosesnya secara sistematis dalam komunikasi itu gini:
Ø  Saya yg menulis tulisan ini tuh disebut pengirim pesan, nah sebelum nulis nih saya mengolah pesan yg ingin disampaikan dulu
Ø  Baru setelah itu pesan dikirimkan melalui media, yaitu blog ini
Ø  Nah yg membaca tulisan saya, disebut penerima pesan
Ø  Pesan sampai ke pembaca dan diberikan pemaknaan oleh pembaca
Ø  Tapii tapi ga segampang itu aja, saat pesan dikirimkan melalui media, ada pengganggu yg bisa berupa apa saja. Misalnya, pas lagi asik-asik baca tulisan ini, eeeh baterai laptopnya habis, mati deh kan. Padahal lagi di tengah-tengah pesan tuh, jadi pesan belum bisa dimaknai secara utuh.

Yang paling saya suka dari topik ini, ketika penjelasan komunikasi yang efektif adalah jika pesan yang disampaikan sama dengan pesan yang diterima. Kalo gitu kan jelas, ga bikin orang galau, gini salah gitu salah. Eaaaaa uhuk...

Oiya, waktu belajar kemarin tuh agak beteeee soalnya kondisi kelas lumayan berisik. Udah Shahnaz suaranya lembuuuut banget, kelas berisik, jadi suka ga kedengaran, jadinya banyak nanya dan minta ulang terus. Untung Shahnaz sabar nanggepin kelompoknya, jazakillah yah Naaz hihi. Nah itu juga salah satu contoh pengganggu dalam komunikasi, seperti yg udah dijelasin di atas. Tapi senengg, karena topiknya ga seberat pertemuan sebelumnya dan banyak contoh yg bisa diambil dari kehidupan sehari-hari.

Oke deh, segitu dulu hari ini.

Barakallahufiikum J
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatu...
Deena Pratiwi

Mau mengerti dan dimengerti?? Ya..Komunikasi...

Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai Guys...
Kali ini saya akan sharing kembali mengenai mata kuliah Psikologi Industri dan Organisasi (PIO) untuk peretemuan kedua setelah UTS. materi yang dibahas kemarin adalah mengenai komunikasi. Mungkin kalau mendengar dari judul materi terlihat mudah dan sudah biasa. Tapi yang namanya komunikasi itu penting loh Guys???
Sebelum kita hubungkan dengan komunikasi dalam Industri, coba kita renungkan betapa pentingnya komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Pernahkah kita sadari, setiap perilaku, ekspresi tubuh, dan ucapan yang terlontar dari mulut kita adalah bentuk komunikasi . Mengapa demikian? karena hal tersebut memeberikan makna mengenai apa yang kita rasakan dan pikirkan terhadap orang lain. Nah..hal itupun juga dibutuhkan dalam kehidupan berorganisasi dan industri dalam suatu perusahaan...

Untuk pertemuan dalam membahas komunikasi dalam organisasi pada hari Kamis tanggal 24 April kemarin tetap menggunakan metode yang sama dengan pertemuan sebelumnya. Materi yang dijelaskan cukup jelas dan mudah dipahami. Selain dikarenkan banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi juga menjadi sesuatu yang penting untuk mencapai suatu tujuan. Tanpa adanya komunikasi bagaimana suatu perusahaan mampu menyatukan kekuatan dan strategi untuk mencapai keuntungan dan keberhasilan yang diinginkan.
Anggota kelompok yang bertugas sebagai penyampai materi juga  mampu menyampaikan materi dengan baik dan jelas. Ditambah lagi dengan tugas yang semakin memperjelas pemahaman mengenai komunikasi. Agar semakin jelas, mari kita bahas materi mengenai komunikasi dalam organisasi

Komunikasi dalam Organisasi

Komunikasi adalah proses penyampaian makna, yang meliputi proses menjelaskan, mendengarkan, dan memahami secara sistematis.
Dalam pengertian lain, yang dinamakan komunikasi adalah proses pemahaman dan penyampaian makna (Robbins & Judge, 2007)
Proses Komunikasi
Pengirim pesan ( mengirimkan pesan & memberi makna pesan) > penerima pesan (menerima pesan dan mengartikan isi pesan) > memberikan feedback pada pengirim pesan
Fungsi Komunikasi
  • Kontrol : Co/ Perintah atasan terhadap bawahan.
  • Motivasi : memberikan motivasi terhadap karyawan bisa melaui seminar atau pelatihan.
  • Informasi : berisi kebijakan (peraturan). co/ kebijakan manajer untuk perusahaan.
  • Ekspresi emosi : pengungkapan emosi melalui komunikasi seperti bergosip atau berbicara dengan karyawan lain.
Jenis Komunikasi
  • Verbal : (+) cepat, dan langsung mendapat feedback; (-) banyak terdapat gangguan, saluran (telepon, pidato, vidio, rapat, dll)
  • Tertulis : (+) ada bukti pertanggung jawaban, dilakukan lebih hati-hati; (-) memakan banyak waktu, tidak ada feedback langsung. Saluran : memo, surat/email, SMS/chat, laporan, dll.
  • Non - verbal : (+) perasaan & emosi cepat tersampaikan, reliabilitas tinggi; (-) tidak terstruktur, tergantung kemampuan penerima pesan
Komunikasi Bisnis
  • Komunikasi Internal : komunikasi dalam perusahaan
  • Komunikasi Eksternal : Komunikasi keluar perusahaan
Arah Internal Komunikasi
  • Donward communication : atasan ke bawahan
  • Upward communication : bawahan ke atasan
  • Horizontal communication : antar karyawan dengan jabatan yang setara
Bentuk Komunikasi Eksternal : media umum atau media massa (artikel surat kabar/majalah, pidato, brosur, poster, konferensi pers, dsb)
 
KOMUNIKASI EFEKTIF = PESAN YANG DITERIMA
 
Miscommunication
- Pesan yang hilang
- Pesan yang menyimpang
- Pesan ditolak
 
Masalah Komunikasi
- Masalah dari pengirim pesan
- Masalah dalam proses pengiriman pesan
- Masalah dalam menerima pesan
- Masalah dalam menafsirkan pesan
 
Gaya Komunikasi
  • Action (A) : fokus pada hasil, to the point.
  • Process (PR) : membutuhkan fakta, penjelasan sistematis dan logis.
  • Idea (I) : fokus pada konsep, ide, dan inovasi.
  • People (PE) : fokus pada proses komunikasi, hubungan, dan kerjasama
So, sudah jelas kan bagaimana pentingnya komunikasi...
Termasuk kedalam gaya komunikasi apakah dirimu ?
Oke, sekian yang bisa saya sampaikan...
Thanks for read....
Wassalamualaikum Wr.Wb.

PIO - Komunikasi dalam Organisasi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo ini tulisan aku yang kedua~

Okey  dalam blog ini aku akan bahas pertemuan PIO yang kemarin nih tentang Komunikasi Dalam Organisasi, dan presenter dikelompok kami adalah… jeng-jeng… iya aku sendiri huhu. Jadi presenter tuh rasanya… ya deg-deganlah,  ya takut salahlah dan blablabla lainnya hehe. Jujur aja sih, aku takut kalo cara ngejelasin aku bikin temen-temen kelompokku bingung, ya secara yakan kalo anggotanya ga ngerti presenter harus tanggung jawab, harus ngejelasin ulang sampe anggotanya ngerti. Tapi ternyata… jadi presenter ga semengerikan itu kok hahaha. Walaupun deg-degannya masih tetep lah yaa, hehe.

Dan sekarang aku mau bahas hambatan yang aku alamin kemarin nih. Hambatan yang aku rasain sih ya cuma gugup aja, “gugup dibilang cuma ?” haha. Terus agak bising juga kelasnya pas aku ngejelasin jadi harus aku ulang-ulang lagi, hehe. Terus apa lagi yaa? Oia karena aku ditutornya dari hari senin jadi aku ada yang lupa-lupa gitu akhirnya  harus bolak-balik catetan lagi deh, hehe.

Oke deh sekarang saatnya kita review materi, hoho. Inti komunikasi itu ada dua yaitu, penyampaian makna dan pehaman makna. Nah didalam proses komunikasi itu ada si pengirim pesan dan si penerima pesan, dalam melakukan proses kumunikasi dapat terjadi “noise” hambatan/pengganggu gitu. Fungsi komunikasi ada empat yaitu, control, motivation, information, emotional expressional. Nah sekarang kita lanjut ke jenis komunikasi, jenis komunikasi ada tiga yaitu, verbal, written, dan non-verbal.

Lalu ada komunikasi bisnis juga, ruang lingkup komunikasi bisnis ada dua yaitu, internal communication (komunikasi yang terjadi hanya pada orang-orang yang ada diperusahaan itu saja) dan external communication (komunikasi yang terjadi pada pihak lain/diluar organisasi tersebut).
Nah sekarang kita beralih ke masalah dalam komunikasi, ada empat nih yaitu, masalah dari pengirim pesan, masalah pada proses pengiriman pesan, masalah dalam menerima pesan, masalah dalam menafsirkan pesan, hoho.

Pokoknya intinya adalah komunikasi yang efektif itu apabila pesan yang disampaikan sama dengan pesan yang diterima, jadi ga ada misscmmunication gitu deh, hehe.

Oke deh sekian dulu yaa review PIO tentang kelas yang kemarin, sampai bertemu ditulisan-tulisan berikutnya J

Wassalamualaikum Wr. Wb.

- Shahnaz Roellyana -
    - 1602011056 -

Komunikasi Dalam Organisasi Agar Efektif

Assalamu'alaikum. Wr. Wb..

Hellow bloggers, selamat sore!
Maaf ya untuk posting yang pertama agak kaku, maklum baru pertama kali posting blog hehe. Kali ini saya mem-posting blog sore-sore hari biar enak nih. Biar pembaca makin santai baca blog eykee :). Oh ya sebelumnya saya mau cerita nih. Demi masuk kelas PIO hari kemarin, saya udah sampai kampus dari jam setengah delapan pagi.. Kepagian demi gak macet, males banger tiap hari harus sarapan macet mobil-mobil.. Untuk membunuh waktu saya main Cookie Run yang ada di gadget. Lumayanlah sambil menghabiskan waktu..

Oke deh, cukup kali ya keluh kesahnya buat kemarin. Sekarang saya akan membagi pengetahuan nih sob. Kemarin materi kedua bejudul "Komunikasi Dalam Organisasi" yang dipresentasikan atau bahasa kerennya oleh tutor Betasca Septianisa..

Pengertian Komunikasi adalah proses penyampaian makna, yang meliputi proses menjelaskan, mendengarkan, dan memahami secara sistematis..
Komunikasi yang baik yaitu :
Pesan yang disampaikan = Pesan yang diterima

Komunikasi bisnis adalah penukaran ide-ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan. Jenis komunikasi ada tiga, yaitu: komunikasi verbal, komunikasi written, dan komunikasi non verbal.

Apabila komunikasi gak efektif kita biasanya sering disebut miscom atau miscommunication. Miscom terjadi apabila pesan yang disampaikan hilang/tidak lengkap, pesan yang disampaikan menyimpang dari pesan aslinya dan pesan yang disampaikan ditolak. Masalah-masalah yang muncul sehingga terjadi miscom bisa bersumber dari si pengirim pesan, terjadi masalah pada proses pengiriman pesan, terjadi masalah dalam menerima pesan, dan terjadi masalah dalam menafsirkan pesan.

Setelah pemberian materi selesai. Dosen saya memberikan tugas untuk menjelaskan apa maksud dari foto Ernesta. Saya senang karena kami melakukan diskusi besar sehingga teman-teman dapat mengutarakan pendapat tentang tugas dari Bu Nuri tersebut. Inti dari pembelajaran hari kemarin bahwa komunikasi yang baik itu sangant penting. Pesan yang disampaikan harus jelas sehingga tidak menimbulkan ambiguitas terhadap pesan yang diterima. So, teman-teman yang ku sayangi.. mulailah belajar untuk berkomunikasi secara efektif agar tidak menimbulkan benih0benih emosi seseorang (eeeh gak nyambung hahaha).. Terima kasih atas perhatiannya, sampai ketemu lagi di blog dalam pertemuan selanjutnya :).

Wassalamu'alaikum. Wr. Wb..



Kamis, 24 April 2014

Ada komunikasi diantara kita

Hai, teman-teman tepat jam 00.00 tulisan ini dibuat. Hemm, Alhamdulillah lagi ada internet. Hihi. Kali ini saya akan cerita mengenai komunikasi pada hari Kamis, 24 April 2014. Jadi dalam cerita ini semua fungsi komunikasi tersirat yaitu bagaimana komunikasi dapat mengontrol, memotivasi, sebagai informasi maupun ekspresi emosi. Ceritanya dimulai dari cerita pagi ini aja kali yaa. Jadi begini, tadi pagi saya udah bangun sekitar jam 4 dari sofa. Ini akibat dari ketiduran tanpa sadar ketika istirahat di sofa. Maklum, jadi mahasiswa yang PP , pulang malem sudah biasa. Begadang mengerjakan tugas juga sudah biasa. Apalagi tidak tidur, ya ‘sudah biasa’. Resiko. Oh ya, back to topic, jadi jam 4 pagi itu saya dibangunkan sama mama. Pertama-tama mama saya manggil, katanya saya gak jawab. Kedua mama saya memanggil dari jarak yang agak lebih dekat dan saya pun tidak merespon, terakhir mama saya menyentuh lengan saya + omelannya dan akhirnya saya membuka mata. Hahahhaa. Mungkin bukan karena sentuhan saya bangun, tapi jurus lain yang dikerahkan mama yaitu ‘mengomel’.Berbicara soal omel-mengomel, mengomel adalah salah satu jenis komunikasi verbal yang biasanya disertai ekspresi emosi. Seperti materi hari ini mengenai komunikasi, mengomel adalah bentuk dari komunikasi juga. komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari pengirim ke penerima pesan. Dari cerita saya, kalau boleh menganalisa, mama saya adalah pengirim pesan yaitu berupa omelan kepada saya di penerima pesan. Bagaimana mama menyampaikannya yaitu dengan symbol-simbol berupa kata, medianya pun adalah udara karena komunikasi ini bersifat langsung. Dalam komunikasi sudah biasa terjadi kesalah pahaman atau misscommunication yaitu pesan yang menyimpang, pesan yang ditolak, pesan yang hilang. Pada cerita saya, pada saat saya tertidur pesan tidak tersampaikan atau bisa dikatakan hilang karena saya tidak mendengar apa yang dikatakan oleh mama. Letak kesalahan mungkin ada pada saya sebagai penerima pesan. Mama saya melakukan komunikasi verbal dimana kelemahan ada pada distorsi tetapi keuntungan yang didapat adalah terdapat feedback secara langsung. Pada mama, ketika feedback tidak ada maka mama melakukan peneguhan pesan dengan mengulang informasi yang diberikan. Lanjut cerita ketika saya sudah dikampus, ada tim KPU PRESIDEN BEM YARSI masuk kelas ketika matakuliah konseling selesai. Tim kpu memberitahukan bahwa telah di buka pendaftaran serta memberi informasi juga mengenai syarat dan ketentuan untuk menjadi calon Pres. BEM YARSI. Pemberitahuan yang dilakukan oleh tim KPU itu juga termasuk kedalam komunikasi yang saya pelajari pada matakuliah PIO siang ini. Dalam komunikasi bisnis ruang lingkupnya yaitu internal dan eksternal. Tim KPU yang masuk kelas saya dan memberi pengumuman berarti sedang pada lingkup komunikasi eksternal, mengapa ? karena komunikasi yang dilakukan merupakan penyampaian pesan atau informasi keluar dari organisasi mereka berada. Ketika tim KPU melakukan komunikasi sesama tim kpu berarti mereka berada pada lingkup komunikasi internal. Pada komunikasi internal tersebut pun dibagi beberapa arah komunikasi yaitu upward communication, downward communication, lateral communication. Pada upward communication yaitu komunikasi terjadi dari individu di level bawah ke atas, contohnya dalam cerita saya mungkin antara staff humas KPU kepada Koordinator humas KPU. Pada downward yaitu komunikasi antara orang-orang yang berada dilevel atas dengan orang-orang yang berada di level bawahnya. Pada cerita saya mungkin komunikasi yang terjadi ketika ketua KPU memberi instruksi kepada koordinator humas KPU. Sedangkan lateral communication yaitu komunikasi antara sesama level. Ternyata Tim KPU juga menggunakan jenis komunikasi written yaitu menempelkan poster-poster disudut-sudut mading YARSI. Jenis komunikasi ini memang menguntungkan karena bisa dipertanggung jawabkan juga diverivikasi namun, kelemahannya ada pada feedback yang dibverikan tidak bisa secara langsung diberikan. Sehingga teman-teman yang mau bertanya mengenai poster tersebut harus menelepon Cp KPU yang telah tertera di poster. Ketika Tim KPU telah selesai maka saya bersiap-siap untuk kelas Psikologi Industri dan Organisasi (PIO). Maka saya pergi ke embrio(tempat print dan fotocopy). Pada siang ini saya menjadi tutor bagi teman-teman kelompok saya. Selama sesi tutor berlangsung tidak henti-hentinya kami tertawa karena materi komunikasi ini sangat dekat sekali dengan kehidupan kita. Artinya contoh-contoh yang ada berasal dari kehidupan kita. Apalagi saya mentutor 2 ketua organisasi di kampus yaitu Pratiwi sebagai ketua UKM KREASI dan Kamilia sebagai Ketua SEMA Psikologi yang baru saja terpilih. Begitu juga dengan Puput yang merupakan kepala Divisi Luar Negri SEMA psikologi. Sungguh saya sangat dimudahkan oleh hal itu. contoh-contoh yang adapun saya ambil dari kehidupan organisasi dikampus. Termasuk bagaimana gaya komunikasi yang dijelaskan diakhir sesi. Tampaknya mereka semua sudah paham dengan apa yang saya sampaikan. Karena hal tersebut terjadi pada saat mereka berorganisasi maupun dikehidupan sehari-hari. Kita berempat juga melakukan analisis terhadap diri kita masing-masing mengenai gaya komunikasi apakah kita individu yang berorientasi pada aksi atau tindakan (Action) ? atau pada strategi dan proses (Process) ? atau pada Konsep dan inovasi (Idea) ? atau pada hubungan dan kerjasama (People) ? begirulah keseruan pada hari ini. Komunikasi kami selama sesi tutor juga terganggu dengan adanya suara-suara berisik dari kelompok tutor lainnya sehingga beberapa saat pesan saya menjadi menyimpang bahkan hilang sehingga saya mengulang untuk menjelaskannya. Thanks to my team and Mrs. Nuri.

Belajar Komunikasi dalam Organisasi

Assalamualaikum psychofame...
Ini kali pertamanya saya mengikuti materi kuliah PIO setelah Ujian Tengah Semester. 
Pertama kali juga memposting sebuah entri di blog ini. Cukup banyak sharing dari teman teman yang bisa membantu saya merasakan 'aura' perkuliahan di minggu yang lalu ketika saya absen (dan akibatnya saya jadi skip kuis huuuft semoga bisa mengganti :p ) 

Blog ini sangat bermanfaat. 


Materi kuliahnya sangat menarik. Tutor dalam kelompok saya memaparkan semuanya dengan baik. Mulai dari definisi hingga bangain akhir, karakteristik komunikasi dalam kelompok. Namun menurut saya pembahasannya kurang mendalam mengenai perbedaan miscommunication, misunderstanding, dan misperception. Padahal materi ini cukup aplikatif. Sebagian besar dari kami, mahasiswa, adalah 'anak organisasi' alias memiliki keterlibatan di dalam organisasi. Baik itu SEMA, UKM, atau BEM. Dan faktanya, berbagai mis tadi seringkali terjadi. Alangkah baiknya jika materi kali ini dapat diulas dengan lebih mendalam agar dapat diaplikasikan di kehidupan organisasi sesungguhnya. Tentu akan lebih bermanfaat dalam jangka panjang. Tidak hanya 'nempel' diotak sementara ketika ujian nanti.


Saya sangat tertarik dengan studi kasus yang diberikan menganai tweet kontroversial dari seorang Stand Up comedian Ernest Prakasa. Senang bisa mengulas lebih dalam secara ilmiah mengenai tweet awalnya juga menurut saya biasa saja. Hanya sekedar tweet lucu lucuan dari salah seorang komik ( sebutan bagi Stand Up comedian ) favorite saya ini. Saya jadi ga lagi ngantuk. Apalagi kegiatan mbolak balik lebar demi lembar buku literatur ternyata dapat diganti dengan scrolling tweet Ernest hehehe. Tentunya tetap dalam konteks observasi dan analisis. Sangat menyenangkan! dan ringan.


Can't wait for another case :)


Komunikasi Efektif Biar Gak MisCom


Assaalammu'alaiakum Wr.Wb

This my second  blog!
Anyway maaf kalo postingan yang sebelumnya agak kaku yaaaaahh... namanya juga baru pertama kali heheh...
Kali ini nge-blog bukan saat weekend tapi di malam jumat. OKAY FIX agak horor dengernya tapi isi blog ini bukan tentang cerita horor atau cerita dunia lain, ini cerita tentang dunia kita dan kita mengalaminya sehari-hari eeemmmmm.... *penasaran kan...???*

Biar bikin nambah penasaran sebelumnya saya mau cerita kejadian hari ini yang nyambung ke topik yang akan di tulis dalam blog ini. 

Hari ini kuliah jam 1 siang, tapi sebelum itu saya sudah buat janji untuk bimbingan skripsi dengan 2 
dosen pembimbing sekaligus, yang satu dosen pembimbing dari dosen psikologi yang satu lagi dosen agama. Sekedar informasi saja, karena saya berkuliah di salah satu kampus islam sebut saja Universitas Yarsi *heheh* mewajibkan setiap kajian ilmu di setiap fakultas harus di masukkan perspektif islam termasuk skripsi. Nah.. singkat cerita selama hampir 4 tahun kuliah di Yarsi saya belum pernah di ajar oleh desen pembimbing agama ini jadi agak kaku dan salah tingkah pas pertama kali bertemu. Kemaren beliau hanya bilang "besok tolong bawa bab 1, saya mau tau kamu skripsinya tentang apa". Okey berarti yang saya tangkap dari omongan beliau adalah saya bawa bab 1 yang saya sudah kerjakan saat ini... dan hasilnya...???

Siang tadi saya bertemu untuk kedua kalinya membawa bab 1. Saya masuk dan pelan-pelan menuju meja beliau ternyata beliau sedang asik menerima telepon dan saya pun harus rela menunggu sekitar 15 menit. Setelah itu... beliau mempersilahkan duduk dan kita mulai PDKT...hahah.  Setelah dia baca komentar beliau adalah "ini latar belakangnya terlalu banyak, cukup 3 lambar aja, dan kenapa tidak ada pembahasan tentang islamnya?" ... setelah mendengar komennya *Tiba-tiba hening...*. Bukannya kemaren cuma bilang bawa bab1, nah kenapa sekarang harus udah ada bab1 yang di dalamnya ada perspektif islam. Inilah salah satu miskom yang terjadi antara dosen dengan mahasiswa. Penting sekali berkomunikasi yang baik dimana saja dan kapan sajan serta dengan siapa saja. Maka dari itu saya akan mencoba menjelaskan kembali tentang komunikasi kali ini komunikasinya dalam bidang organisasi.... CEKIDOT!!!

Berdasarkan hasil kuliah hari ini yang dibawakan oleh Mba Betascha *Biar sok kaya dosen* heheh
Komunikasi adalah proses penyampaian makna, yang meliputi proses menjelaskan, mendengarkan dan memahami secara sistematis. Komunikasi yang baik yaitu pesan yang disampaikan = pesan yang diterima. Nah dari cerita di atas pesan yang disampaikan nyampe ke sayanya beda hahahah...
Komunikasi bisnis adalah penukaran ide-ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan.
Jenis komunikasi ada 3 yaitu: komunikasi verbal, komunikasi tertulis (written), dan komunikasi non verbal.
Apabila komunikasi gak efektif kita biasa menyebutnya dengan miskomunikasi (miscommunication).
Miskom terjadi apabila pesan yang disampaikan hilang/tidak komplit, pesan yang disampaikan menyimpang dari pesan aslinya dan pesan yang disampaikan ditolak. Masalah-masalah yang muncul sehingga terjadi miskom bisa bersumber dari Si pengirim pesan, terjadi masalah pada proses pengiriman pesan, terjadi masalah dalam menerima pesan, dan terjadi masalah dalam menafsirkan pesan.
Dari kejadian tadi siang, saya mencoba menganalisis masalah yang terjadi antara saya dengan dosen agama, yaitu terjadi masalah pada Si pengirim pesan dan dalam menafsirkan pesan. apa yang beliau sampaikan ke saya tidak jelas kongkritnya seperti apa sehingga pesan menjadi ambigu dan akhirnya persepsi kita berbeda.
.

Wassalammualaikaum Wr.Wb
Semoga Bermanfaat yah...!!!
Chafira De Nada

Komunikasi dalam Organisasi

Kamis, 24 April 2014

Assalamu'alaikum, 
Hari ini saya masuk kelas PIO mempelajari tentang komunikasi dalam organisasi, kelas hari ini menurut saya menyenangkan karena anak - anak di kelas sangat aktif saat presentasi semuanya memberikan pendapat sesuai pendapat mereka. Dan saat penjelasan materi hari ini saya cukup cepat nangkap karerna, pertama materi kuliah hari ini membahas kebiasaan sehari - hari dan kedua tutor di kelompok saya menjelaskannya dengan bahasa yg mudah di mengerti.
Hambatannya sih sama seperti minggu kemarin kelas yang terlalu berisik tetapi hari ini keberisikan itu tidak terlalu mengganggu saya saat mendengarkan materi. Intinya saya mulai sedikit terbiasa dengan kebisingan.

Emm .. Dengan sesuai dengan pelajaran hari ini yaitu komunikasi dalam organisasi. Saya jadi mengetahui bagaimana caranya berkomunikasi yang efektif sesuai definisi komunikasi menurut (Robbins & judge,2007) yaitu adanya penyampaian makna dan pemahaman makna. Komunikasi itu memiliki beberapa jenis yaitu verbal, non verbal, written dan beberapa hambatan komunikasi baik dari pengirim, proses, penerima dan salah penafsiran. Tujuannya untuk kita memahami cara komunikasi yang baik agar tidak ada atau meminim kesalahan dalam komunikasi.

hanya itu curhatan saya hari ini, Terimakasih :D



Yanti Mardianti 

Komunikasi Dalam Organisai (PIO tutor ke 2)


Hallooo psychofame…
Hallooo PIO J

Tidak terasa yaa sudah bertemu lagi hari kamis dan menulis blog kembali ;)
Okeyyy guysss untuk PIO hari ini di pertemuan tutor yang ke 2, kelompok kami di tutor oleh teman saya Shahnaz Roellyana yang sebelumnya sudah di tutor terlebih dahulu oleh dosen kami Ibu Nuri Sadida
Kelas PIO hari ini menurut saya cukup mengesankan. Di pertemuan ini, kami belajar tentang komunikasi Dalam Organisasi. Dalam materi ini, saya menjadi tahu apa saja yang ada dalam komunikasi, seperti proses komunikasi, jenis komunikasi, masalah komunikasi, dan banyak juga materi lainnya. Selain materi hari ini, tadi juga ada tugas yang diberikan dosen terkait komunikasi. Tugasnya cukup menyenangkan, karena kita berdiskusi kelompok untuk menganalisa kasus tentang kabar yang ada di twiiter.
Tetapi ada hambatan yang saya rasakan dalam kelas PIO hari ini, pada saat tutor kelompok kami menjelaskan, saya terkadang menjadi tidak fokus dikarenakan kelas yang terkadang tiba-tiba menjadi berisik. Yaaa mungkin dikarenakan pada saat itu banyak tutor yang menjelaskan pada kelompok masing-masing, tapi itu menurut saya membuat saya menjadi terganggu.
Okeyy, sekarang kita sedikit membahas lagii yukk materi yang tadi untuk mengingat kembali ;)
Komunikasi adalah proses penyampaian makna, yang meliputi proses menjelaskan, mendengarkan. Dan memahami secara sistemasi. Sedangkan komunikasi bisnis adalah pertukaran iide-ide, pesan dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan. Proses yang terjadi dalam komunikasi yaitu Pengirim pesan à Media à Penerima pesan. Selain ada proses, fungsi dari komunikasi yaitu kontrol, informasi, motivasi, dan ekspresi emosional. Jenis dari komunikasi ada Verbal, Written dan Non-Verbal.
Untuk komunikasi bisnis, dalam ruang lingkup komunikasi bisnis ada 2, yaitu Internal Komunikasi dimana komunikasi yang terjadi di dalam perusahaan, selain itu ada Eksternal Komunikasi dimana komunikasi yang terjadi dengan perusahaan lain. Arah yang terjadi dalam komunikasi bisnis ada 3, yaitu Downward Communication komunikasi yang terjadi antara atasan (Manager/ Bos)  kepada bawahannya (karyawan), Upward Communication komunikasi yang terjadi antara bawahan (karyawan) kepada atasannya (Manager/ Bos), Horizontal / Lateral Communication komunikasi yang terjadi antara tingkatan/ level yang sama seperti karyawan kepada karyawan.
Komunikasi yang efektif apabila Pesan yang disampaikan = Pesan yang diterima.
Miss komunikasi yang biasanya terjadi seperti pesan yang hilang, pesan yang menyimpang, dan pesan ditolak. Masalah yang terjadi dalam komunikasi yaitu masalah dari pengirim pesan,  proses pengiriman pesan, menerima pesan, dan menafsirkan pesan. 4 Gaya dalam komunikasi ada Action, Process, Idea, dan People.
Okee temen-temen udah dulu yaa nulisnya, kita ketemu lagi pada pertemuan selanjutnya untuk menulis lagiii ;)

Raysita Nilam Sari

Komunikasi dalam Organisasi

Assalammualaikum, selamat malem semuaaaa, seperti biasa setiap kamis siang saya ada matkul PIO. Tapi siang tadi saya agak kurang semangat karena cuaca yang panas dan agak sedikit mengantuk tp saya mengumpulkan tenaga dan semangat saya untuk bisa semangat and finally i get my spirit yeeeeeeeey!!! *agak lebay tapi ydh lah yaa 

Materi perkuliahan tadi adalah Komunikasi dalam Organisasi. Yang menjadi presenternya Tertia. 

Semua pasti udh pada tau kan apa yg dimaksud komunikasi??? I think all of you know what is communication, right?? 
Kalau masih ada yg belum tau, let me tell you guys,,, 
Komunikasi adalah pemahaman dan penyampaian kata. Yang dimaksud penyampaian kata disini adalah proses dimana kita menjelaskan atau memberi informasi yg didalamnya terdapat komunikasi. *itusih sepemahaman saya yaa...

Nah di dalam komunikasi ini terdapat proses komunikasi, proses komunikasi disini antara sender dan receiver. Sender adalah si pemberi informasi yg menginterpretasikan isi-isi yg akan disampaikan sedangkan receiver adalah penerima informasi yang diberikan oleh sender sehingga terjadi komunikasi diantara keduanya. Dikomunikasi ini juga trdapat jenis-jenis komunikasi. Jenis komunikasi ada 3 verbal, written, dan non-verbal. Dalam komunikasi juga terdapat masalah seperti masalah pada saat pengiriman informasi, masalah pada penerimaan pesan, masalah dalam pemahaman informasi dan masalah dari pengirimannya.

Tadi kita juga ada bedah kasus yang dikasih oleh Bu Nuri, kasusnya tentang seorang komikan yang nge-twitpict gambar, dimana gambar nya itu ada poster atau spanduk yg bergambarkan salah seorang petinggi parpol yg diinjak dengan kedua kakinya lalu di foto. Nah dalam kasus ini kita diminta untuk mengindentifikasi dan menganalisis apakah kasus tersebut termasuk dalam komunikasi atau engga, kalau termasuk apa jenis komunikasi yg digunakan. Berdasarkan hasil kelompok saya, twitpict tersebut termasuk dalam komunikasi dan jenis komunikasi yg di gunakan adalah written karena ada pesan tertulis didalamnya, tp kata dosen saya itu non-verbal. Namun bagi saya pribadi sih bisa dua duanya, tp kalau ngeliat dari gambarnya saja dan tidak ngeliat tulisan yg ada sih itu termasuk dalam non-verbal. 

Hmmm sekian penjelasan dan sharing  saya malem ini ttg komunikasi, see you next thursday guyssss...