Senin, 21 April 2014

Thank God It's Monday - Komunikasi dalam Organisasi


Dear blogger,
Hari ini saya mengawali hari dengan rasa benci. I hate Monday! Bagaimana tidak? Setelah 3 hari libur, hari ini saya harus mengawali dengan serangkaian jadwal kuliah yang padat dan menghadiri rapat-rapat organisasi seharian penuh. Memikirkan untuk menjalaninya saja sudah membuat saya muak. Well, kuliah berlangsung tepat waktu pada pukul 09.00 dan teman saya  yang bernama Isna menjelaskan mengenai materi hari ini, yaitu Komunikasi dalam Organisasi. Selama ia menjelaskan materi tersebut, saya tidak mendengarkannya, saya terlalu sibuk dengan pikiran saya sendiri. Teman saya bahkan menegur saya karena sering melamun.

Perhatian saya teralihkan pada dosen saya bernama Mbak Nuri yang maju ke depan kelas dan memberikan tugas. OH MY GOD! Tugas! Namun yang membuat saya tertarik dengan tugas ini adalah mengenai sebuah tweet salah satu comic berinisial EP yang memposting sebuah foto dimana foto tersebut mempunyai makna yang ambigu. Foto tersebut terlihat seperti EP yang sedang menginjak baliho dimana terdapat muka salah satu presiden partai P**! Ambigu kan? Bisa jadi orang yang melihatnya itu sebuah lelucon dari seorang comic atau bahkan sebaliknya membenci presiden partai tersebut. Tweet tersebut mendapatkan kecaman yang keras dari berbagai pihak dan hal tersebut menjadi kasus yang harus kami analisis bersama. Saya yang tadinya tidak begitu tertarik dengan materi perkuliahan hari ini menjadi sangat excited untuk mencari tahu mengenai kasus tersebut. Dari kasus yang diatas, dapat disimpulkan bahwa hal tersebut adalah sebuah contoh komunikasi, dimana adanya proses penyampaian makna dimana pengirim memberikan pesan kepada media sebagai tempat saluran untuk dapat dilihat oleh penerima.

Hasil dari kesimpulan mengenai kasus tersebut, EP menggunakan jenis komunikasi non verbal yang memperlihatkan sebuah foto dimana dapat terlihat perasaan dan emosi yang disampaikan. Apakah komunikasi tersebut efektif? Menurut saya tidak, karena komunikasi yang efektif ialah pesan yang disampaikan sama dengan pesan yang diterima saling berkorelasi. Di sini, terlihat  jelas masalah komunikasi terletak pada penafsiran pesan tersebut. Apa maksud EP memposting foto seperti itu? Apakah ada keuntungan dari EP sendiri ketika memposting foto itu? Apakah EP membenci partai tersebut? Mengapa ia harus menginjak gambar presiden partai P**? Mengapa bukan gambar presiden partai yang lain? Pertanyaan-pertanyaan tersebut lah yang membuat berbagai macam persepsi orang-orang yang melihatnya. Perbedaan persepsi muncul ketika melihat foto yang di posting EP, dan membuat berbagai reaksi emosional untuk para followersnya. Dilihat dari berbagai posting sebelumnya, EP sangat kritis dalam membahas mengenai beberapa partai yang ada di Indonesia.  EP bukan hanya kritis, ia juga mempunyai fakta-fakta mengenai apa yang dia bahas dalam tweet nya sehingga membuat ia mempunyai gaya komunikasi process (PR). Apa itu gaya komunikasi process?  Orang yang mempunyai planning, kunci nya ada di HOW (bagaimana). Bagaimana orang tersebut dapat mempunyai strategi, organisasi, dan  fakta-fakta. Tapi kelompok kami berpendapat bahwa gaya komunikasi dari EP merupakan ACTION (A) yaitu WHAT (apa). Dimana gaya action ialah orang yang langsung menyatakan pendapatnya, istilahnya to do point a.k.a ngomongnya langsung.

Overall, kita harus menyesuaikan cara untuk berkomunikasi dengan gaya komunikasi dengan orang lain, apakah dia kategori ACTION, PROCESS, IDEA, atau PEOPLE.  Intinya dari yang saya tangkep sih, kalo mau ngomong ama orang yang ACTION fokus aja ama hasil yang udah disimpulkan dari awal trus ngomongnya singkat-singkat aja. Kalo pengen ngomong ama orang yang PROCESS bicara mengenai fakta-fakta yang terjadi dan logis. Untuk orang yang komunikasinya IDEA, orang yang paling ribet kalo ngomong dan punya ide loncat-loncat cara ngehadapinya yaitu bersabar! Ia sabar aja ngadepin orang kayak gitu mah, tapi kalo dia udah melenceng langsung deh SKAK! And then tips yang terakhir untuk orang yang PEOPLE, which is orang yang mempunyai gaya komunikasi yang baik dan mempunyai hubungan yang baik kepada setiap orang jika diajak bekerjasama, but sekali lagi jika berkomunikasi dengan orang yang berorientasi seperti ini langsung aja pada intinya! Gak usah basa-basi, langsung tunjukin rujukan dari orang-orang  yang berpengaruh biar dia langsung percaya.

Well, tugas saya akhirnya selesai juga. Hari ini not bad day lah, semuanya Alhamdulillah bisa saya lalui dengan baik, hanya saja karena kesibukan yang penuh saya baru bisa memposting ini. Jikalau tidak ada yang menanyakan saya mengenai cara memposting blog di sini, jika teman-teman tidak menyuruh saya untuk invite mereka di blog ini, saya akan melupakan tugas untuk menulis blog dan mungkin hari ini saya tidak memposting tulisan ini dan nilai saya akan dikurangi. Oh ia, judul postingan saya merupakan salah satu bentuk komunikasi, apakah judul dan cerita di dalamnya sesuai? HA to the LO! HALO! Sekarang sudah pukul 00.38 udah hari selasa! Dan cerita di dalamnya mengesankan saya tidak menyukai hari ini.. Hahahaha Thank God It's Monday!

Regards,
Nyi Ajeng Ketty

1 komentar:

  1. Seru juga harimu.... betewe waktu lihat foto itu, dirimu sendiri punya kesan apa?

    BalasHapus