Senin, 21 April 2014

Pembahasan PIO Pas Moment Kartinian

assalamualaikum wr.wb.......

Waaah gak terasa kalo hari ini udah hari senin lagi. Setelah libur panjang "cuma tiga hari libur "tapi  lumayan lah yaa. Yaaps, kalo udah inget mata kuliah yang satu ini ingetannya cuma 1)ada presentasi kelompok 2)tutorial buat presenter 3)wajib dan kudu belajar dengerin presentasi biar bisa ngejawab soal kuis diakhir kuliah 3)pulang kuliah mikir "apa yang bakal ditulis dalam blog buat hari ini?" Tapi sebelum berlanjut nih buat ngebahas materi apa yang didapetin pas kuliah PIO hari ini , jangan lupakan bahwa hari ini adalah Hari Kartini. Pastinya gak bakal pada lupa lah yaa kalo hari kartini itu masih kita peringati bersama-sama dan slogannya EMANSIPASI WANITA. Inget hari kartini itu inget jaman sekolah SD yang setiap memperingati hari kartini pake baju khas kartini ataupun baju daerah. Sejenak kita alihkan pembicaraan kita kali ini. Itu hanya intermezo sesaat mengenai Hari Kartini......

Seperti biasa, kuliah PIO akan dimulai pada jam yang sudah terjadwalkan yaitu 08.55 wib. Tapi,sebenernya gaa pas jam segitu mulainya sih. Sebelum kuliah dimulai seperti biasa, tutorial dilakukan terlebih dahulu oleh dosen pengampu yaitu Mba Nuri. Beruntungnya, hari senin pagi kali ini, sampe dikampus ga mepet ataupun lewat 15 menit. Sampai dengan selamat di kampus YARSI lat.6 setengah jam sebelum perkuliahan  dimulai. Ini menjadi awal yang baik. Secara fisik sih nyampe kampus, tapi sebenernya setengah jiwa dan kesadaran masih terasa diatas kasur dan dibawah selimut, bawaanya nguaantuuk bangeet dan mager. Tapi, selama perkuliahan berlangsung perasaan ngantuk dan bawaan mager hilang seketika. Dengan cara apa? Yaa, ini cara yang paling efektif menurut saya pribadi ketika pagi hari nyampe kampus dengan kondisi yang kurang baik secara emosional dan fungsional yaitu dengan cara 1)Berpikir untuk bisa melihat realita dan kondisi sekitar lingkungan kita 2) Berpikir ala orang-orang hebat yaitu "awali pagi hari dengan pikiran yang baik, karena dengan pikiran yang baik action kita juga bakal baik dan jangan lupa menebar senyum terbaikmu 3) awali berkomunikasi sederhana dengan orang sekitar contohnya bisa menyapa walapun cuma "hai, apa kabar?" atau pertanyaan-pertanyaan lain 4)cari teman yang secara fisik dan emosionalnya itu lagi baik dan ceria. Jangan sampe kita nemuin temen yang sama-sama moodnya lagi gaa baik, yaa taulah apa jadinya. 5) ini point penting, cari hal-hal yang menghibur atau lawakan. Apapun itu bentuknya, mau ngeledekin orang atau cuma ngikut dengerin cerita lucu orang sebelahnya. Dengan begitu, kita bisa lebih baik moodnya dari sebelumnya dan ketawa itu sebagian dari ekpresi kebahagiaan yang dampaknya positif bukan? 
Lagi-lagi ada intermezoooo.....

Kuliah dimulai....

Materi kuliah pada pagi hari ini mengenai KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI. 
Tadi, sempet kita bahas dalam intermezo diatas ada kata kunci yang ternyata jadi materi kuliah pada pagi hari ini. Apa itu? Kata kuncinya adalah KOMUNIKASI


Apasih komunikasi itu ? 
       Definisi mengenai arti komunikasi itu sendiri banyak. Sumber dan tokoh ataupu para ahli telah banyak yang mendefinisikan. Komunikasi itu berasal dari bahasa latin yaitu communicatus (berbagi atau menjadi milik bersama) dan merupakan kata sifat yaitu communis (umum atau bersama-sama) . Komunikasi menunjuk pada suatu upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. 
  1. Komunikasi yaitu proses penyampaian makna, yang meliputi proses menjelaskan, mendengarkan  dan memahami secara sistematis.
  2. Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebuthan untuk mengurasi rasa ketidakpastiaan atau memperkuat ego 
 Keywords of communication --> Transference(penyampaian) and the understanding (pemahaman) of meaning (Robbins&Judge,2007). 

              Nah, karena kita ngebahas komunikasi dalam organisasi, gaa lengkap rasaya kalo kita gak tau apa sih itu KOMUNIKASI BISNIS ?  Komunikasi bisnis adalah pertukaran ide-ide, pesan dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan. Ruang lingkupnya secara internal dan eksternal. Komunikasi internal yaitu komunikasi yang terjadi antara orang-orang yang berada di dalam suatu perusahaan dalam bentuk : upward communication (contohnya proses komunikasi terjadi dari bawahan kepada atasan), downward communication (proses komunikasi terjadi dari atasan kepada bawahan), dan lateral communication (contohnya proses komunikasi dengan individu yang tingkatan secara jabatan setara). Komunikasi eksternal yaitu komunikasi yang terjadi antar organisasi di satu pihak dengan pihak-pihak yang berada diluar organisasi.Contohnya seorang oihak manajemen perusahaan melakukan kegiatan komukasi dengan pihak luar dari perusahaannya.

Apa jadinya jika dalam kehidupan sehari-hari kita tidak berkomunikasi? Sebenernya komunikasi itu sendiri terjadi karena adanya partispasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat dan memiliki proses. Komponen yang terdapat dalam komunikasi itu sendiri ada ;
1)Pengirim pesan yaitu orang yang mempunyai ide untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksun  
2)Penerima pesan yaitu prang yang memahami pesan dari si pengirim meskipun pesan disampaikan dalam bentuk kode/simbol tanpa mengurangi arti pean yang dimaksud oleh pengirim 
3)Pesan yaitu informasi yang akan disampaikan atau diekspresikan oleh pengirim pesan 4)Media/saluran yaitu alat penyampaian pesan. 

Dibawah ini adalah bagan mengenai proses terjadinya komunikasi :

Fungsi komunikasi yaitu sebagai kontrol, informasi, motivasi dan merupakan bentuk ekspresi emosional. Komunikasi yang efektif adalah pesan yang disampaikan sama dengan pesan yang diterima. Dalam hal ini segala bentuk atau jenis pesan yang terjadi dengan baik. Dalam komunikasi juga dapat terjad yang namanya miscommunication yang terjadi karena pesan yang ingin disampaikan/diterima hilang, pesan yang disampaikan/diterima menyimpang atau tidak sesuai dan pesan ditolak. Hal apa yang menyebabkan terjadinya miscommunication . Masalah bisa terjadi dari si pengirim dan penerima pesan, adanya masalah dalam proses pengiriman pesan dan masalah dalam menafsirkan pesan.

Jenis komunikasi terdapat tiga jenis antara lain :
  1. Verbal --> jenis komunikasi ini disalurkan secara langsung melalui telepon, pidato, video conference, rapat dsb. Dalam komunikasi ini kita bisa mendapatkan feedbacknya secara langsung dan pengaruh distraktor juga dapat menghambat komunikasi didalamnya.
  2. Written --> jenis komunikasi ini apabila terjadi kesalahan dapat dipertanggung jawabkan,dapat diverifikasi dan disampaikan secara hati-hati. Media penyaluran dalam jenis komunikasi ini ada memo, surat/email, SMS/chat, laporan dll
  3. Non-verbal --> dalam jenis komunikasi itu perasaan dan emosi lebih cepat tersampaikan. 

Agar kita bisa berkomunikasi secara efektif kita harus mengetahui juga lawan bicara kita seperti apa. Bagaimana cara menyesuaikan berkomunikasi agar sesuai dengan gaya komunikasi dari lawan bicara. Ada empat jenis gaya komunikasi, antara lain :
  1. Action --> ciri-ciri individu dengan gaya seperti ini adalah individu yang berorientasi pada hasil, penyampaian maksud/informasi secara singkat/tidak bertele-tele, berikan rekomendasi yang terbaik jangan terlalu banyak alternatif, dan menggunakan alat bantu visual.
  2. Process --> ciri-ciri individu dengan gaya sepert ini adalah individu yang dalam menyampaikan informasi itu berbicara dengan fakta dan berdiskusi secara sistematis, logis sesuai dengan latar belakang, situasi saat ini, hasil yang pernah didapat dan rekomendasi yang sudah dibagi/dikelompokkan.
  3. Idea -->ciri-ciri individu dengan gaya sepert ini adalah individu yang memerlukan basa-basi sebelum memberikan inti pembicaraan, menggunakan gaya penulisan informal dan adanya rujukan dari orang-orang yang berpengaruh.
  4. People --> ciri-ciri individu dengan gaya sepert ini adalah individu yang jika ingin memberikan rekoendasi, harus dimulai dari penyataan yang general (umum) ke yang spesifik, memerlukan waktu yang cukup untuk berdiskusi karena individu dengan tipe ini bisa memiliki berbagai ide atau gagasan yang banyak dalam waktu yang relatif cepat. Namun banyaknya ide tersebut terlalu bertele-tele dengan idenya dan perlu kesabaran ketika melenceng dalam suatu persoalan
Nah, itu dia ulasan kita mengenai pembahasan materi kuliah PIO pada hari kartini-an ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Apapun yang disampaikan dalam blog ini merupakan komunikasi juga looh. Terimakasih. Wassalamualaikum wr.wb.





ARLIN YULIANI
1602011008
PIO B

1 komentar:

  1. Untung kemarin tak ketwmu diriku ya, secara sedang meriang. Bawaannya cembetut..melulu..

    BalasHapus