Assalamu'alaikum. Wr. Wb..
Hellow bloggers, selamat sore!
Maaf ya untuk posting yang pertama agak kaku, maklum baru pertama kali posting blog hehe. Kali ini saya mem-posting blog sore-sore hari biar enak nih. Biar pembaca makin santai baca blog eykee :). Oh ya sebelumnya saya mau cerita nih. Demi masuk kelas PIO hari kemarin, saya udah sampai kampus dari jam setengah delapan pagi.. Kepagian demi gak macet, males banger tiap hari harus sarapan macet mobil-mobil.. Untuk membunuh waktu saya main Cookie Run yang ada di gadget. Lumayanlah sambil menghabiskan waktu..
Oke deh, cukup kali ya keluh kesahnya buat kemarin. Sekarang saya akan membagi pengetahuan nih sob. Kemarin materi kedua bejudul "Komunikasi Dalam Organisasi" yang dipresentasikan atau bahasa kerennya oleh tutor Betasca Septianisa..
Pengertian Komunikasi adalah proses penyampaian makna, yang meliputi proses menjelaskan, mendengarkan, dan memahami secara sistematis..
Komunikasi yang baik yaitu :
Pesan yang disampaikan = Pesan yang diterima
Komunikasi bisnis adalah penukaran ide-ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan. Jenis komunikasi ada tiga, yaitu: komunikasi verbal, komunikasi written, dan komunikasi non verbal.
Apabila komunikasi gak efektif kita biasanya sering disebut miscom atau miscommunication. Miscom terjadi apabila pesan yang disampaikan hilang/tidak lengkap, pesan yang disampaikan menyimpang dari pesan aslinya dan pesan yang disampaikan ditolak. Masalah-masalah yang muncul sehingga terjadi miscom bisa bersumber dari si pengirim pesan, terjadi masalah pada proses pengiriman pesan, terjadi masalah dalam menerima pesan, dan terjadi masalah dalam menafsirkan pesan.
Setelah pemberian materi selesai. Dosen saya memberikan tugas untuk menjelaskan apa maksud dari foto Ernesta. Saya senang karena kami melakukan diskusi besar sehingga teman-teman dapat mengutarakan pendapat tentang tugas dari Bu Nuri tersebut. Inti dari pembelajaran hari kemarin bahwa komunikasi yang baik itu sangant penting. Pesan yang disampaikan harus jelas sehingga tidak menimbulkan ambiguitas terhadap pesan yang diterima. So, teman-teman yang ku sayangi.. mulailah belajar untuk berkomunikasi secara efektif agar tidak menimbulkan benih0benih emosi seseorang (eeeh gak nyambung hahaha).. Terima kasih atas perhatiannya, sampai ketemu lagi di blog dalam pertemuan selanjutnya :).
Wassalamu'alaikum. Wr. Wb..






0 komentar:
Posting Komentar