Hai!
Kali ini saya akan menceritakan materi pio yang dibawakan pada tanggal 24 April, materi ini mengenai Komunikasi dalam Organisasi. Materi ini isinya lebih ringan daripada penilaian kinerja minggu kemarin.
Tapi meski lebih ringan, apa daya saya lagi ga nyambung pada hari itu dan mesti baca ulang sendiri materinya. Mungkin akibat lagi meler-melernya si idung sampe mempengaruhi ke kognitif ya. *nyarialasan
Materi mengenai Komunikasi dalam Organisasi kali ini dibawakan oleh Tertia. Yang berbeda dari minggu kemarin, adanya handout yang diberikan Tertia ke anggota kelompok. Membantu sekali. :)
Cus ke materi Komunikasi, yang disimpulkan dari definisi komunikasi itu, penyampaian pesan atau ide yang sama sama dipahami artinya oleh si pengirim pesan dan penerima pesan. Jadi dari si sender yang mengirim pesan lalu ada media penyampaian diantara si sender dan receiver, dan si receiver menerima pesan dan mengkodekan pesan tersebut dalam pikirannya kemudian si receiver memberikan feedback ke sender. Feedback disini merupakan pemahaman pesan dari si receiver, kalau paham maka feedback ke sender sesuai dan komunikasinya nyambung. Kalau tidak bisa jadi Misscomunication atau miskom.
Tidak hanya itu, ternyata komunikasi memiliki jenis-jenisnya. Ada tiga jenis komunikasi, ada verbal yang mirip ketika kita lagi ngobrol-ngobrol, written seperti ketika lagi smsan, dan non-verbal yang berkaitan dengan simbol, gesture, emosi dan hal-hal yang dapat disimbolkan dari cara orang tersebut menyampaikan pesan.
Komunikasi pun bisa punya masalah, masalahnya ada:
-masalah dari pengirim pesan --> grogi, lupa isi pesan
-masalah dari proses pengiriman pesan --> media penyampaiannya tidak sesuai
-masalah dalam menerima pesan --> ada gangguan fisik (mirip sama masalah saya)
-masalah dalam menafsirkan pesan --> beda latar belakang atau budaya
Selain punya jenis dan masalah, si komunikasi juga punya gaya. Gaya komunikasi tiap orang bisa beda-beda, gayanya ada 4.
1. Action: fokusnya sama hasil, dan jangan kebanyakan kasih ide nanti dia bingung mau action kemana.
2. Process: dalam menyampaikan pesan dia sistematis dan logis
3. People: dia terpengaruh oleh suatu tokoh jadi ketika komunikasi sering bilang "dulu saya..." atau "kata Ibu saya..."
4. Idea: dalam menyampaikan pesan dia kebanyak ide yang mau disampaikan jadi suka-suka melenceng, yang jadi temen ngobrolnya sabar ya.
Dan.. begitulah pembahasan mengenai Komunikasi dalam Organisasi pada pertemuan PIO minggu ini.






0 komentar:
Posting Komentar