Senin, 21 April 2014

Nilai kuis dan nilai tulisan terbaik

Assalaamu’alaikum, All..

Tks semuanya yang udah berpartisipasi ‘meramaikan’ blog ini ya.
Alhamdulillaah, sebagian besar responnya positif untuk metode baru di PIO. Saya sendiri happy karena target pembelajaran banyak yang tercapai, mulai dari target pemahaman materi, sampai dengan target pembentukan karakter. Iya, saya bisa lihat banyak yang leadershipnya tambah bagus, mulai dari merasa bertanggung jawab sama ‘nasib’ kelompoknya, batal bolos karena penasaran pengen ikut kuliah PIO, dan membantu teman-temannya biar ngerti materi, dll, dsb, etc, dkk :).. Saya juga lihat teamwork kalian juga terbangun, mudah-mudahan tetap kompak wherever whenever, ya.

Tambah happy lagi mengetahui bahwa kalian juga happy dengan metode ini. Mudah-mudahan happiness yang dirasakan bisa membantu kalian merasa lebih ‘positif’ dan belajar lebih banyak lagi. Mungkin thepioproject-nya mau diganti namanya jadi the-happiness-project-with-pio, gitu? :))..

Alhamdulilllaah juga sebagian besar nilai kuis kalian bagus-bagus. Bahkan ada yang dapat nilai sempurna a.k.a cepek! Congratz to Shalia dan Uny yang dapat nilai 100, horeeee… *tebar confetti*. Saya sebutin deh ya nama-nama yang nilai kuisnya dapet above 80 :

Sunia F. Azmi (90)
Isna Hafidzah (85)
Andi Ulfa (80)
Radwin Jasman (85)
Fitrias P. H. (80)
Nyi Ajeng Ketty (80)
M. Syibli Z (95)
Rizky Fauzi (80)
Peni P. Rahayu (85)
Meutia Rahayu (80)
Shahnaz Roellyana (85)
Aisya Chinintya Saichu (80)
Dwi Aprinda Rachmawati (90)
Euis Desy Mayangsari (90)
Dhaniar Gusna (90)
Pratiwi Dian Astuti (90)
Chafira De Nada (85)
Siti Nur Fathanah (95)

Yang agak lucu, apa aneh ya? Ada beberapa anggota kelompok yang nilai kuisnya lebih tinggi dari tutornya. Nah lho, ada gerangan apa dengan tutornya nih?

Walaupun banyak yang nilainya bagus, ada beberapa juga yang nilainya belum selamat. Ayo harus bisa lebih baik lagi ya di pertemuan yang akan datang. Bagi yang namanya tidak tercantum di atas dan penasaran dengan nilai kuisnya, silahkan WA saya ya :)

Kesalahan jawab kuis yang saya tandai, beberapa di antaranya karena :


  • Salah baca pertanyaan, entah salah baca atau salah tafsir ya? Cthnya di pertanyaan nomor 1. Bunyi pertanyaannya begini : “Langkah apa yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum menyusun alat penilaian kinerja”

Dan jawabnya simpel aja sih, Cuma tentukan dulu 3 hal, yaitu : a.) Kriteria/ standar keberhasilan kinerja, b.) Metode pengukuran, c.) Subjek penilai
Tapiii.. banyak yang jawab muter-muter ke Hongkong dulu. Misalnya jawabnya begini : tentukan dulu job descnya, lalu KPInya, lalu tentukan kompetensi dilihat dari kamus kompetensi, lalu diskor, dihitung bobot, nilai akhirnya, dst. 
Permisi, mas-mbak, saya nanyanya kan “Langkah apa yang harus dilakukan terlebih dahulu”, ya? Bukan bagaimana cara menyusun alat ukur penilaian kinerja.

  • Trus di pertanyaan “Sebutkan kesalahan yang bersumber dari penilai kinerja yang anda ketahui”. Saya garis bawah di bagian ‘penilai kinerja’. Bukan penilaian kinerja . So, gak perlu jawab semua kesalahan yang mungkin terjadi pada penilaian kinerja, ceu.. 

Soalnya ada beberapa yang jawab : validitas alat ukur rendah, ada yang jawab rating scale & checklist *hee??*, ada yang jawab standar penilaian tidak jelas. 
So, tips dari saya supaya nilai kuis kalian bisa lebih baik lagi : baca soal baik-baik, gak usah pake grogi. Okesip?

Oh iya, banyak yang sulit membedakan antara kriteria objektif dan kriteria subjektif dalam penilaian kinerja. Ayo yang nilainya 100 tolong bantu jawab bedanya apa tuh? :D

Jawabnya :
Kriteria objektif : yang diukur adalah aspek kuantitatif kinerja (jumlah barang yang diproduksi, jumlah penjualan, jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan, dll)
Kriteria subjektif : yang diukur potensi/ kompetensi/ pengetahuan/ keahlian/ kemampuan individu

Again-again, ada yang jawabnya jaka sembung, nulis jawabannya begini : kriteria objektif itu penilaian yang tidak dibandingkan dengan orang lain, sementara kriteria subjektif dibandingkan dengan orang lain.
Saya gak ngerti apakah jawab begitu karena tidak paham pertanyaannya, apa gak paham materinya, apa salah baca pertanyaannya ya. Untuk meluruskan saja, jawaban itu cocoknya untuk pertanyaan -> apa bedanya metode penilaian kinerja komparatif dan metode individu?

Gitu.

Okay, next.. Saya mau kasih bonus nilai untuk yang tulisannya menurut saya paling ciamik di tema “penilaian kinerja”. Bonus nilainya 2 poin yang ditambahkan ke nilai kuis 1. Jadi lumayan ya nambah nilai kuis 5 poin (2 poin bikin tulisan + 1 poin ketepatan waktu + 2 poin karena tulisannya paling ciamik versi saya :))
Tujuannya supaya kalian makin bersemangat nulis. Hidup nulis!!

Ada 11 orang yang menurut saya tulisannya bagus. Kriteria bagus menurut saya : cara menulisnya fluent, pembelajaran yang ditulis tidak plek 100% liat catatan (ada usaha membuat tulisan menjadi lebih komunikatif), pembelajaran yang ditulis tidak hanya apa yang didapat dari materi, dan juga ada usaha untuk membuat tulisan lebih menarik dibaca.

Dari 11 orang itu, saya saring-saring lagi jadi tinggal 6 orang, lalu 4 orang, akhirnya tinggal 2 orang. Tadinya udah ditentukan nih siapa yang berhak menyandang tulisan ter-ciamik versi saya di tema ini, namun berhubung 1 orang ini udah keseringan dapat nilai bagus, hehe. Akhirnya saya pilih 2 orang yang dapat bonus nilai ciamik, yaitu……………..

Congratulation to……..

Aisya Chinintya S

Dan

Nur Wahyuni Rauf

Selamaaattt…….

OK Guys, that’s all from me now. Silahkan kalo ada yang mau ditanyain ke saya, komen di bawah ya.

Untuk Dhaniar, saya akan susulkan jawaban pertanyaan blognya nanti malam.


Nuri Sadida


0 komentar:

Posting Komentar