Assalamua'alaikum guysss ... ini tulisan kedua saya di blog ini. Just share aja sih apa yang udah didapatkan pada pertemuan kedua ini dengan tutor yang kedua.
Kemarin kelas PIO mempelajari tentang komunikasi. Sedikit mudah
materinya, karena sebelumnya kita sudah mempelajari pada mata kuliah psikologi
komunikasi kesehatan jadi kita hanya butuh sedikit mengingat materi yang pernah
didapat dan menambah materi yang belum didapat. Komunikasi memang sangat
penting dalam kehidupan sehari-hari kita, tanpa adanya komunikasi mungkin yang
namanya interaksi dengan sosial tidak akan pernah ada. Bayangkan saja kalau
kita tidak berkomunikasi sama sekali, mana mungkin bisa kita mendapatkan
pengetahuan dan ilmu-ilmu diluar sana yang begitu banyak. Komunikasi itu memang banyak sekali manfaatnya, seperti kita mendapatkan informasi dari berbagai pihak dengan berbagai media, mempermudah kita dalam menjalin kerjasama dengan orang lain dan hal positif lainnya. Namun selain itu ada sisi negatif dari komunikasi, yaitu ketika penafsiran atau pemaknaan dalam penerimaan informasi itu salah, mampu membuat kita menjadi misscom atau salah persepsi. Sehingga mampu membuat atau menimbulkan emosi yang negatif. Maka dari itu komunikasi harus dilakukan secara efektif agar tidak terjadi salah penafsiran.
Kemarin yang jadi tutor kelompok kita tuh Dhaniar, enak kok ngejelasinnya , pas gitu jadinya kita mudah menangkap materi yang di berikan. Salah satu contoh komunikasi efektif ya seperti kelompokku kemarin, jadi adanya sesi tanya jawab yang membuat kita sama-sama aktif, kemudian ketika ada penafsiran yang salah dari si penerima "kita" si pengirim pesan pun "Dhaniar" segera meluruskan maksudnya. Apalagi nihhhh contoh yang tutor sampaikan mudah sekali diserap karena tutor selalu menyampaikan contoh yang berkaitan dengan cinta hahahaha
Kalau kata tutor komunikasi yang buruk itu diibaratkan pacaran LDR namun jarang menghubungi. ya ya yaaaa semacam itulah contoh-contoh si tutor. Tapi menarik lah membuat kita semangat kuliah, karena contohnya bisa bikin kita ketawa dan kadang geleng-geleng kepala karena bingung kenapa harus hal percintaan hahaha
Berharapnya sih makin kesini saya makin menyukai PIO, dan makin semangat kuliah. Karena dengan metode diskusi dalam kelompok ini membuat saya terpacu untuk lebih giat membaca.
Mungkin hanya itu saja tulisan kali ini, karena saya belum pandai berkata-kata jadi saya ucapkan maaf apabila ada salah dalam penulisan. Terima kasih ..
Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatu
Pratiwi Dian Astuti






0 komentar:
Posting Komentar