Kamis, 17 April 2014

Awal Materi Pertemuan Baru

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Hari Kamis, tanggal 17 April 2014, saya mengikuti mata kuliah Psikologi Industri dan Organisasi dengan metode baru ini dengan lebih baik dari yang sebelumnya. Metodenya itu dengan cara presentasi di setiap kelompoknya masing-masing. Sebelum di presentasikan ke teman-temannya yang lain di kelompoknya masing-masing, diberikan materi dan pembahasan dahulu dari dosen PIO, yaitu Mba Nuri. Metode ini cukup menyenangkan dan lebih cepat dapat dipahami. Karena dari setiap teman-teman lain dalam kelompok bisa memberikan kontribusinya dalam memahami materi tersebut.
Saya dan teman-teman lain mendapatkan materi pertemuan pertama tentang Penilaian Kinerja.  Salah satu teman saya menjelaskan tentang penilaian kinerja. Saya lebih dapat paham karena teman saya yang menjelaskannya dengan bahasa yang mudah dipahami. Selain itu juga, saya dan teman-teman yang lain ikut membantu dalam memberikan contoh-contoh dari materi penjelasan agar kita semua sekelompok dapat memahami materi penilaian kinerja tersebut. Tetapi, waktu yang kita dapat kurang cukup. Karena kita setelah mendapatkan penjelasan materi, kita tidak bisa membaca ulang untuk lebih bisa dipahami lagi. Setelah mendapat penjelasan materi, kita diberikan tugas kelompok dengan mamberikan penilaian terhadap teman kami yang memberikan penjelasan materi penilaian kinerja tersebut. Selesai mengerjakan tugas, kami diberikan kuis oleh Mba Nuri. Soal kuisnya berisi pertanyaan-pertanyaan tentang penilaian kinerja yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Materi penilaian kinerja menjelaskan tentang bagaimana kita dapat mengetahui cara penilaian kinerja seseorang dalam suatu organisasi. Apakah setiap organisasi sudah mendapatkan tujuan yang ingin dicapai? Untuk mengetahui bagaimana posisi dalam organisasi terdapat kinerja individu. Bagaimanakah penilaian kinerja tersebut? Penilaian kinerja itu melihat proses mengevaluasi kinerja individu dalam organisasi. Panilaian kerja tersebut juga sesuai dengan standar pekerjaan yang sudah ditetapkan oleh suatu organisasi. Misalnya, seorang sales. Bagaimanakah seorang sales mampu mencapai target penjualan yang telah ditetapkan oleh perusahaan? Apakah seorang sales mampu memberikan ketrampilan dalam komunikasi yang baik antar pelanggan agar bisa menarik perhatian pelanggan?. Penilaian kinerja juga ditentukan oleh kriteria, metode pengukuran, dan subjek penilai. Apakah penilaian kinerja individu dilihat dari kriteria objektif atau subjektif? Kriteria objektif merupakan aspek kuantitatif kinerja, yaitu jumlah barang yang diproduksi, jumlah penjualan, jumlah waktu, yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan, dll. sedangkan kriteria subjektif merupakan yang diukur potensi/keahlian/pengetahuan/kemampuan individu/kompetensi. Bagaimanakah dengan metodenya? Dengan metode komparatif atau metode individu? Metode komparatif yaitu kinerja individu dibandingkan dengan kinerja individu yang lain. Sedangankan metode individu itu kinerja individu yang tidak diandingkan dengan orang lain. Bagaimanakah dengan hasilnya? Setelah mendapatkan hasil penilaian kerja, maka dapat mengamil keputusan untuk pengemangan kinerja selanjutnya, apakah poor performance, average, good, atau excellent; kemudian memeritahukan hasil penilaian kinerja kepada karyawan, setelah itu hasil dari penilaian kerja yang disampaikan kepada karyawan dapat ermanfaat untuk meningkatkan motivasi karyawan.
Saya berharap mendapatkan motivasi yang lebih meningkat dengan metode baru ini dan bisa meningkatkan prestasi belajar saya dengan metode baru ini. Terima kasih dan selamat malam
Wassalamu'alaikum Wr.Wb


1 komentar: