Malam psychofame,,, awalnya belum ada niat untuk menulis
blog, tapi entah mengapa laptop hitam ini seperti memanggil hati saya, dengan
pesonanya yang penuh karismatik memanglingkan pandangan saya dari novel romance
yang cukup membuat hati melayang untuk beralih ke dunia maya yang penuh dengan
rangkaian tulisan- BLOGGING- saya suka menulis, menulis apa saja yang ada
dipikiran, dan entah mengapa salah satu tugas PIO ini meskipun sedikit aneh,
tapi cukup membuat saya jatuh hati. Mungkin inilah cara PIO menarik hatiku,
untuk jatuh pada pandangan pertamanya, meskipun pada awalnya saya sangat acuh
pada PIO.
Sunday Morning adalah hari yang kata orang-orang HELL-O-DAY.
Jalanan kota Jakarta yang stuck sana sini, cukup membuatku beraksi seperti
satria baja hitam yang dengan cepatnya mengendarai kapal selam menuju kampus
tercinta, *ehhh saya meragukan
kejernihan pikiran anda kalau sampau percaya saya kekampus dengan kapal selam. Ahh
maaf saya ini memang terkadang suka gak jelas, karena mungkin saya sudah lelah
dengan kehidupan malam J
. (oke balik lagi ketopik awal) pagi ini saya harus sampai dikampus dengan
cepat, jadi saya harus membawa kendaraan motor saya tercinta dengan cepat pula
tanpa peduli halangan dan rintangan yang terjadi dijalanan, karena tekad saya
sudah bulat, saya ingin menundukan hati saya agar bisa jatuh cinta pada PIO.
Hari ini adalah hari pertama PIO dengan metode pembelajaran
yang baru, cara yang –mungkin- bisa membuat asik hingga mabuk kepayang dengan
materi-materi yang entah bisa bertahan lama atau tidak dalam memori, tapi saya
optimis bahwa saya bisa menaklukan PIO dengan nilai yang memuaskan *PDnyaa
hehehe* buktinya pagi ini saya sudah mandi dari gelap hingga terbitlah terang,
jam setengah 8 saya sudah sampai kampus dengan semangat yang berkobar-kobar
untuk mendapatkan tutorial mengenai penilaian kinerja dari dosen saya yang sangat
baik hati dan penyabar yaitu, Mba Nuri
Sadida.
Hasil tutorial dengan Mba Nuri tidak sia-sia, dengan
mengucap puji syukur akhirnya saya bisa mempresentasikannya dihadapan teman-teman kelompok saya. Dengan bermodalkan
hardcopy slide yang saya copikan berjumlah 14 buah lalu uang saya dikembalikan
42.000 bearti berapa harga total fotocopian saya? (jawabannya silahkan mention
saya ke @aidar_ilmiah yang menjawab benar akan mendalam mention balik dari
saya) *aduhh maaf efek malam yang gelap dan bernyamuk lagi-lagi saya melantur
hehehe.
Oke balik lagi ke penilaian kinerja, itu merupakan sebuah
proses pengukuran prestasi kerja pegawai berdasarkan system /peraturan yang
telah ditetapkan, dengan cara membandingkan sasaran/hasil kerjanya dengan
standar pekerjaan yang telah ditetapkan. Intinya penilaian kinerja itu untuk
mengetahui posisi suatu organisasi atau perusahaan dengan melihat prestasi dari
para karyawannya. (bisa dipahami? Semoga bisa J).
Kriteria kinerja itu ada dua lohh ternyata, apa sajakah itu?
Ada kriteria objektif yang mengukur aspek kuantitatif kinerja dan kriteria
subjektif yang mengukur potensi,kompetensi, pengetahuan dan keahlian. Metode penilaian
kinerja juga ada dua, ada yang komparatif serta ada yang individu.nah materi hari ini cukup ribet, saya dan teman-teman psychofame khususnya harus tau cara menyusun
kriteria penilaian kinerja individu, mau tau caranya?? Caranya adalah seperti
ini. awalnya kita harus menyusun kriteria penilaian secara objektif dulu, kita
harus tahu job descriptionnya terlebih dahulu lalu area kinerja utama dan
dibuat KPI (KEY PERFORMANCE INDICATOR). Nah setelah penilaian objektif, kita
buat penilaian secara subjektifnya baru nanti hasilnya dijumlahkan antara
penilaian subjktif dan objektifnya.
Pokoknya seperti itu deh,,, semoga aja
kuliah tadi masih nyantol sampei UAS yaa,, (aminn). Dan semoga hasil kuliah
hari ini yang lumayan seru bisa membuat mba Nuri tambah sayang sama Psychofame
sehingga nilai kita bisa berubah jadi bagus-bagus hehehehe (aminn).
- Aida Rahma Ilmiah






0 komentar:
Posting Komentar