Senin, 14 April 2014

Dari PIO, Jatuh Ke HaTi






Malam psychofame,,, awalnya belum ada niat untuk menulis blog, tapi entah mengapa laptop hitam ini seperti memanggil hati saya, dengan pesonanya yang penuh karismatik memanglingkan pandangan saya dari novel romance yang cukup membuat hati melayang untuk beralih ke dunia maya yang penuh dengan rangkaian tulisan- BLOGGING- saya suka menulis, menulis apa saja yang ada dipikiran, dan entah mengapa salah satu tugas PIO ini meskipun sedikit aneh, tapi cukup membuat saya jatuh hati. Mungkin inilah cara PIO menarik hatiku, untuk jatuh pada pandangan pertamanya, meskipun pada awalnya saya sangat acuh pada PIO.

Sunday Morning adalah hari yang kata orang-orang HELL-O-DAY. Jalanan kota Jakarta yang stuck sana sini, cukup membuatku beraksi seperti satria baja hitam yang dengan cepatnya mengendarai kapal selam menuju kampus tercinta, *ehhh  saya meragukan kejernihan pikiran anda kalau sampau percaya saya kekampus dengan kapal selam. Ahh maaf saya ini memang terkadang suka gak jelas, karena mungkin saya sudah lelah dengan kehidupan malam J . (oke balik lagi ketopik awal) pagi ini saya harus sampai dikampus dengan cepat, jadi saya harus membawa kendaraan motor saya tercinta dengan cepat pula tanpa peduli halangan dan rintangan yang terjadi dijalanan, karena tekad saya sudah bulat, saya ingin menundukan hati saya agar bisa jatuh cinta pada PIO.

Hari ini adalah hari pertama PIO dengan metode pembelajaran yang baru, cara yang –mungkin- bisa membuat asik hingga mabuk kepayang dengan materi-materi yang entah bisa bertahan lama atau tidak dalam memori, tapi saya optimis bahwa saya bisa menaklukan PIO dengan nilai yang memuaskan *PDnyaa hehehe* buktinya pagi ini saya sudah mandi dari gelap hingga terbitlah terang, jam setengah 8 saya sudah sampai kampus dengan semangat yang berkobar-kobar untuk mendapatkan tutorial mengenai  penilaian kinerja dari dosen saya yang sangat baik hati dan penyabar  yaitu, Mba Nuri Sadida.

Hasil tutorial dengan Mba Nuri tidak sia-sia, dengan mengucap puji syukur akhirnya saya bisa mempresentasikannya  dihadapan teman-teman kelompok saya. Dengan bermodalkan hardcopy slide yang saya copikan berjumlah 14 buah lalu uang saya dikembalikan 42.000 bearti berapa harga total fotocopian saya? (jawabannya silahkan mention saya ke @aidar_ilmiah yang menjawab benar akan mendalam mention balik dari saya) *aduhh maaf efek malam yang gelap dan bernyamuk lagi-lagi saya melantur hehehe.
Oke balik lagi ke penilaian kinerja, itu merupakan sebuah proses pengukuran prestasi kerja pegawai berdasarkan system /peraturan yang telah ditetapkan, dengan cara membandingkan sasaran/hasil kerjanya dengan standar pekerjaan yang telah ditetapkan. Intinya penilaian kinerja itu untuk mengetahui posisi suatu organisasi atau perusahaan dengan melihat prestasi dari para karyawannya. (bisa dipahami? Semoga bisa J).

Kriteria kinerja itu ada dua lohh ternyata, apa sajakah itu? Ada kriteria objektif yang mengukur aspek kuantitatif kinerja dan kriteria subjektif yang mengukur potensi,kompetensi, pengetahuan dan keahlian. Metode penilaian kinerja juga ada dua, ada yang komparatif serta ada yang individu.nah materi  hari ini cukup ribet, saya dan teman-teman  psychofame khususnya harus tau cara menyusun kriteria penilaian kinerja individu, mau tau caranya?? Caranya adalah seperti ini. awalnya kita harus menyusun kriteria penilaian secara objektif dulu, kita harus tahu job descriptionnya terlebih dahulu lalu area kinerja utama dan dibuat KPI (KEY PERFORMANCE INDICATOR). Nah setelah penilaian objektif, kita buat penilaian secara subjektifnya baru nanti hasilnya dijumlahkan antara penilaian subjktif dan objektifnya. 

Pokoknya seperti itu deh,,, semoga aja kuliah tadi masih nyantol sampei UAS yaa,, (aminn). Dan semoga hasil kuliah hari ini yang lumayan seru bisa membuat mba Nuri tambah sayang sama Psychofame sehingga nilai kita bisa berubah jadi bagus-bagus hehehehe (aminn).

- Aida Rahma Ilmiah

0 komentar:

Posting Komentar