Senin, 21 April 2014

Senin, 21 April 2014; Pertemuan Komunikasi Organisasi

Ass. Wr. Wb.

Hari ini saya masuk lebih awal dikarenakan tutor untuk materi pertemuan kedua setelah uts yaitu, komunikasi organisasi. Saya sampai di kampus jam 8 kurang 10 menit dan tidak lama kemudian kelas tutor pun dimulai. Alhamdulillah mba nuri membuat slide sangat sistematis sehingga saya mudah memahami. Saya juga sudah mengeprint materi nya terlebih dahulu dan teori komunikasi sudah pernah dibahas oleh matkul lain, sehingga saya tidak ada kesulitan dalam proses tutor. Dan saat memberikan penjelasan dikelas, hambatan saya ialah saya sedikit nervous dan gugup ketika menjelaskan. Walaupun saya menjelaskan keteman-teman dekat saya, tetapi saya masih memiliki hambatan komunikasi yang kalau dimateri sih itu masalah dari pengirim pesan hehehe. Walaupun ada hambatan sedikit tp alhamdulillah saya bisa menjelaskan keteman-teman dengan (inshaAllah) baik. 
Pada saat dikelas saya menjelaskan tentang definisi dari komunikasi, yang intinya yaitu proses penyampaian dan pemahaman makna. Dan bedanya dengan komunikasi bisnis, yang tidak hanya menyampaikan makna tetapi sudah masuk dalam pertukaran ide-ide dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan. Setelah itu saja menjelaskan proses komunikasi, proses komunikasi awalanya timbul ide dari sender dan dilakukan encoding (mengolah ide sampai menjadi pesan) dan setelah itu sender memilih media/saluran untuk menyampaikan ide tersebut. Bisa melalui sms, twitter, atau langsung. Setelah itu pesan diterima oleh receiver, dan receiver melakukan decoding (proses pemahaman isi pesan) dan memberikan feedback ke sender. Ketika proses komunikasi berlangsung, terdapat noise atau gangguan-gangguan (mis: kebisingan). Setelah memahami proses komunikasi, saya belajar fungsi komunikasi, yaitu ada 4; control, information, motivation, dan emotional expression. Komunikasi juga dibagi dalam 3 jenis, yaitu; verbal, written, dan non-verbal. Sedangkan komunikasi bisnis dibagi menjadi 2, yaitu (1) Internal Communication, yaitu: komunikasi yang terjadi antara orang-orang yang berada di dalam suatu perusahaan. Bentuknya: upward communication, downward communication, lateral communication. (2) External Communication, yaitu komunikasi yang terjadi antara organisasi di satu pihak dengan pihak-pihak lain yang berada di luar organisasi. Komunikasi dapat dibilang efektif jika pesan yan disampaikan sama dengan pesan yang diterima. Sedangkan komunikasi yang tidak efektif (miscommunication) disebabkan oleh; pesan yang hilang, pesan yang menyimpang, dan pesan yang ditolak. Masalah dalam komunikasi terbagi menjadi 4, yaitu; (1) masalah dari pengirim pesan (Sulit mentransformasikan ide ke dalam pesan yang tepat, ragu-ragu dengan isi pesan, penyaringan informasi, ketidaksesuaian ekspresi, gugup, lupa); (2) masalah pada proses pengiriman pesan (Gangguan fisik; media, penghalang, kebisingan. Dan Jarak); (3) masalah dalam menerima pesan (bising, gangguan konsentrasi, gangguan fisik); (4) masalah dalam menafsirkan pesan (perbedaan latar belakang (bahasa, budaya), perbedaan persepsi, perbedaan reaksi emosional). Materi yang terakhir yaitu gaya komunikasi. Gaya komunikasi terbagi menjadi 4. Yang pertama itu Action, fokusnya terhadap hasil, tujuan, pencapaian, dan doing. Jika ingin berkomunikasi dengan orang yang mempunyai gaya komunikasi ini, tipsnya ialah kita harus berfokus pada hasil, jangan menawarkan terlalu banyak alternatif, utarakan sesingkat mungkin, dan gunakan alat visual. Gaya yang kedua ialah Proccess, yang berfokus pada strategi, organisasi, dan fakta-fakta. Cara berkomunikasi dengan individu yang mempunyai gaya ini ialah berbicaralah berdasarkan fakta, diskusi secara sistematis (latbel, situasi saat ini, hasil, dan rekomendasi yang sudah dikelompokkan). Gaya yang ketiga yaitu People, berfokus pada komunikasi, hubungan, dan kerjasama. Cara tepat untuk berkomunikasi dengan individu dengan gaya seperti ini ialah jangan langsung ke inti, usahakan basa-basi dulu, dan gunakalah rujukan dari orang-orang yang berpengaruh, dan usahakan cara penulisan informal. Gaya yang terakhir yaitu Idea, berfokus pada konsep, teori, dan inovasi. Cara yang tepat untuk berkomunikasi dengan orang yang mempunyai gaya ini ialah berikanlah waktu yang cukup untuk berdiskusi, karena mereka suka meloncat-loncat dalam mengutarakan ide-ide, ketika mereka melenceng dari suatu persoalan, bersabarlah. dan jika ingin memberikan rekomendasi, mulailah dengan pernyataan umum ke yang spesifik. Setelah mempelajari materi tersebut juga diberikan tugas dari mba nuri yang sangat menarik, yaitu sebuah twit dari seorang comedian. Tugas tersebut juga sangat baik dan merangsang minat belajar saya, sekian. Wass. Wr. Wb.

PUTRI AISYAH


0 komentar:

Posting Komentar