This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label catatan PIO AIDA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatan PIO AIDA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2014

kuliah di MAL, WHY NOT?



hallo guys,,,,, jumpa lagi dengan aku disini,,, sebelumnya minta maaf nih yaa atas ketelatan saya untuk menulis di blog ini,, Efek keluar kota jadi sedikit diabaikan untuk tulis menulis, tapi semoga mbak Nuri masih baik hati untuk menilai tulisan-tulisan saya :).

oke, by the way,, tgl 15 MEI kemarin pas banget tanggal merah aku dan teman-teman psychofame kuliah di mall lohh,,, pas tau harus kuliah di Gandaria City pada  tanggal merah aku sih "YES" aja kebetulan rumahku gak terlalu jauh dari situ, awalnya bingung juga gimana kuliahnya nanti so tugas apa yang bakal dikasih sama mba Nuri, tapi ternyata semua itu penuh tantangan. awalnya kami berkumpul dulu di masjid lantai 4 Gandaria City, mall belom dibuka tapi kami sudah sampe, untung aja gak dikira petugas obe Gancit hahaha... Jam 9 tepat kami diberi materi dulu tentang kepemimpinan dan perilaku konsumen, cukup langka terjadi sih kuliah di masjid salah satu mall, lumayan exited apalagi pas ada salah satu nara sumber yang namanya ka Wina, beliau adalah supervisor disalah satu brand susu internasional, kereenn kannnn :). Tapi sayang menurutku kurang begitu efektif karena waktu yang mepet dengan waktu sholat dzuhur akhirnya proses perkuliahan dihentikan dulu, trus dilanjuttin diperpus sebelah masjid yang sempit jadinya kami gak bisa memperhatikan omongannya dengan baik.

Kuliah di mall sambil hangout se angkatan lumayan aneh dan seru. gimana gak aneh kami udah kayak anak panti asuhan yang digiring ke mall jamaatan hahah dan seru karena ada tantangan dari mba nuri untuk observasi salah satu brand terkenal di gancit. Dan kebetulan kelompokku dapet obeservasi H&M. Seneng dan berharap kali aja bisa ketemu cowok ganteng yang bagus kantong, muka dan akhlakya, eh tapi bukannya ketemu sama yang seperti itu malah ketemu satpam sampe dikejar-kejar hahah,,,dikira maling kali yaaa hiks hiks :( cukup sedih sih padahal kan muka-muka kami tampang cewek sosialita hahahaha, tapi ya sudahlah yaa dengan membaca sebuah mantra akhirnya pak satpam berhenti mengikuti kami :). Kalo berdasarkan hasil observasi kami yang pastinya dilandasi oleh materi yang baru saja diajarkan oleh 2 teman saya di masjid gancit. brand ini memiliki kualitas yang baik, fitur lengkap mulai dari baju, sepatu, daleman, aksesories dll. yaa bisa dibilang product concept brand ini sudah baik lahhh, nah kalo berdasarkan segmen konsumen bran ini berasal dari kalangan menengah keatas, bisa dilihat dari harga yang dipasarkan mahal dan kebanyakan pembeli tidak hanya membeli satu item saja, Namun, menurutku brand ini belum melakukan positioning soalnya lebih mementingkan fitur bukan keunggulannya. kalau dari keunggulan produk sepertinya sama saja dengan brand-brand terkenal lainnya.

oke,, begitulah perkuliahanku di gancit ini, seru kan?? buat kamu yang mau merasakan seperti ini,, minta tuh sama dosennya buat kuliah di Mall haha (Just kidding :) ). oke thank you guys sudah mampir dan baca tulisanku semoga bermanfaat :).

written by Aida Rahma Ilmiah

Selasa, 22 April 2014

hello Monday, Hello Kartini day






21 April 2014, ada yang tau gak itu hari apa? Hari kartini??? Hmmm.. betul juga sih, pagi itu banyak banget anak kecil yang udah rempong didandanin sama emaknya buat kartinian, bahkan bukan anak tk aja lohh,,, anak SD sama SMP juga memperingati hari lahirnya ibu Kartini. Coba mahasiswa juga kayak gitu, kekampus make baju kebaya dan kondean pasti seru yahh,,, ehh tapi jangan deh nanti yang ada bukannya kuliah malah ke KUA serombongan hehehehe….

Oke, 24 April 2014 adalah hari Senin yang emang bertepatan sama hari Kartini, tapi kalau untuk kalangan mahasiswa sendiri sih memperingatinya cukup dengan mengenang. Seperti biasa matakuliah hari senin adalah PIO. Dulu tuh sebelum mengenal PIO, yang ada dipikiran saya cuman perusahaan, gedung tinggi yang di dalamnya ada cowok ganteng masih muda memakai jas, sepatu mengkilat, tampang charming, dan kekantor make mobil keren menjabat sebagai eksekutif muda atau paling banter managerlah hahahaha (pikiran FTV banget yaa :p). dan ternyata setelah saya berkenalan dengan PIO isi kepala saya berubah menjadi pusing tujuh keliling, mata mual, perut belekan, idung ileran #ehh sory jadi lebay hehehe… pokoknya awal saya mengenal PIO complicated banget deh,,, tapi untungnya sekarang udah falling in love sama PIO #sosweet.

Pagi itu saya berangkat jam 07.00 dari rumah di daerah ciledug menuju cempaka putih dengan modal bawa duit selembar uang biru, perjalanan cukup lancar meskipun polusi tetap mencekam pernapasan. Saat itu ketika saya hampir sampai kampus, dari jauh ada seorang pria yang melambaikan tangannya kearah saya, saya kira dia adalah cowok keren berdasi yang seperti saya bayangkan tentang PIO, dan ternyata setelah mendekat dengannya dia adalah seorang pria memakai jas rompi warna hijau mencolok alias polisi hehehe. Pagi yang apes, ternyata saya kena tilang karena salah jalur, yaa sudah karena saya hanya punya Surat Izin menikah #ehhh sementara Surat Izin Menyetir saya tidak punya akhirnya STNK saya disita  deh,, tapi tak apalah yang penting hati saya gak disita hehe. Padahal saya sudah bilang “pak damai itu indah, dan damai itu 20.000” dengan jurus mata cantik saya tapi ternyata jurus saya tidak berhasil. Mungkin karena proses komunikasi saya yang terhambat kali yaa,, ternyata persuasi saya gak tepat sasaran, jadi saya harus kepengadilan deh nanti. Huftt ….pagi yang cukup membuat semangat saya berkurang L.

PIO kali ini, saya akan dimentori oleh Isna, gadis cantik, berkulit putih, tinggi, sering memakai cadar alias masker dan dijuluki kamus Inggris berjalan kerana kefasihannya dalam bahasa inggris. Dia akan menjelaskan tentang “Komunikasi Dalam Organisasi”. Masih ingetkan pengertian komunikasi itu apa? (yang lupa buka lagi slidenya ya J). Dalam berkomunikasi ada proses-proses yang harus kita lewati terlebih dahulu, diantaranya ada sender sebagai pengirim pesan yang menyampaikan ide-ide yang ada didalam kepalanya, setelah ide tersebut diproses, si sender harus menyalurkan ide atau pesan tersebut dengan menggunakan media kepada penerima, setelah diterima penerima akan memproses secara kognitif isi dari pesan tersebut sehingga ia dapat memahaminya dan timbulah sebuah feed back. Terkadang dalam proses komunikasi itu ada sebuah gangguan yang dapat menyebabkan pesan yang diterima tidak sesuai dengan pesan yang diberikan. Contohnya seperti kasus saya tadi, ada sebuah ide dalam pikiran saya untuk berdamai dengan polisi, lalu saya sampaikan ide saya melalui komunikasi secara langsung, dan sebenernya pak polisi pun dapat memahami informasi yang saya terima, akan tetapi karena saya lagi apes feed back yang saya dapatkan tidak sesuai dengan yang saya inginkan. ( betul gak mba nuri contoh saya? Kalau salah tolong diperbaiki yah hehehe). Komunikasi yang efektif itu antara pesan yang diterima sesuai dengan pesan yang disampaikan. Jadi kalo yang pacarannya sering bertengkar coba di cek proses komunikasinya kali aja ada proses yang terhambat hehehe

Untuk fungsi komunikasi itu sendiri ada banyak, coba di baca dan dipahami lagi yahh… nah sementara jenis komunikasi itu ada tiga, yaitu verbal, non verbal, dan written. Untuk verbal merupakan jenis komunikasi secara langsung, jadi si sender langsung mengutarakan apa yang ada dipikirannya kepada receiver secara langsung, bisa melalui tatap muka, telpon. Sementara non verbal lebih kearah gesture tubuh, raut muka, oh yaa dari gambarpun juga bisa, karena gambar mempunyai cerita yang bisu tapi bermakna, dalam komunikasi non verbal ini perasaan serta emosi akan lebih cepat tersampaikan, makanya ada sebuah istilah “biarlah mata berbicara, meskipun mulut berdusta”, kalau untuk komunikasi written seperti yang kalian baca pada blog saya, disini-saya-menyampaikan ide melalui sebuah tulisan, meskipun ada tidaknya feed back itu tetap sebuah proses komunikasi, karena tulisan saya dapat mempengaruhi kalian (pembaca) mungkin ada yang memahami ada juga yang tidak memahami isi tulisan saya, ada yang senyum-senyum membacanya ada juga yang flat, macam-macamlah, tapi saya tidak tahu respon dari kalian (pembaca). jenis komunikasi written ini akan menjadi sempurna apabila ada feed back dari pembacanya makanya ayoo berikan komenentar pada blog saya ini!! untuk komentar terbaik akan mendapat doa dari saya semoga Nilai PIOnya menjadi A+ hehehe. Untuk contoh lainnya pada komunikasi jenis written bisa saudara baca petunjuk kali ini:
Bacalah baik-baik 10 fakta berikut:
1.Anda tidak bisa mencuci mata anda dengan sabun.
2.Anda tidak bisa menghitung rambut anda.
3.Anda tidak bisa bernafas lewat hidung, dengan lidah yang sedang terjulur keluar.
4.Anda baru saja mencoba no.3
6.Saat melakukan no.3 anda sadar itu mungkin, namun anda terlihat seperti anjing.
7.Sekarang anda tersenyum karena merasa dibodohi.
8.Padahal anda melewati no.5
9. Baru saja anda memeriksa bahwa memang tidak ada no.5
10.Bagikan ke teman anda, bersenang-senanglah.

Itu hanyalah sebuah tulisan, tapi dapat mempengaruhi tindakan pembaca,kalau tulisan itu tidak ada maka pembaca tak akan terhipnotis hehehe makanya disebut sebuah komunikasi written. Nah untuk ruang lingkup dan masalah komunikasi bisa dibaca sendiri ya,, oh yaa agar komunikasi kita dapat berjalan lancar, kita harus mengetahui gaya-gaya komunikasi tiap orang. Sebagaimana yang kita tahu gaya komunikasi itu ada Action, Proses, Idea, People, tiap orang punya gaya komunikasi berbeda. Nah buat kamu yang punya pacar, gebetan, atau siapalah agar komunikasinya berjalan lancar perhatikanlah gaya-gaya komunikasi mereka dan juga proses komunikasi itu sendiri agar isi hati yang ingin kau sampaikan tepat sasaran.

Yups, beginilah ceritaku pada hari senin, bagaimana dengan ceritamu?  dengan modal 50.000 dihari senin saya bisa mendapatkan bensin, makan siang, jajan, dan pelajaran berharga. Jadi berapa harga untuk kisah hidup di hari senin? ( saya yakin anda dapat menjawab dengan bijak) heheh

Written by : Aida Rahma Ilmiah

Senin, 14 April 2014

Dari PIO, Jatuh Ke HaTi






Malam psychofame,,, awalnya belum ada niat untuk menulis blog, tapi entah mengapa laptop hitam ini seperti memanggil hati saya, dengan pesonanya yang penuh karismatik memanglingkan pandangan saya dari novel romance yang cukup membuat hati melayang untuk beralih ke dunia maya yang penuh dengan rangkaian tulisan- BLOGGING- saya suka menulis, menulis apa saja yang ada dipikiran, dan entah mengapa salah satu tugas PIO ini meskipun sedikit aneh, tapi cukup membuat saya jatuh hati. Mungkin inilah cara PIO menarik hatiku, untuk jatuh pada pandangan pertamanya, meskipun pada awalnya saya sangat acuh pada PIO.

Sunday Morning adalah hari yang kata orang-orang HELL-O-DAY. Jalanan kota Jakarta yang stuck sana sini, cukup membuatku beraksi seperti satria baja hitam yang dengan cepatnya mengendarai kapal selam menuju kampus tercinta, *ehhh  saya meragukan kejernihan pikiran anda kalau sampau percaya saya kekampus dengan kapal selam. Ahh maaf saya ini memang terkadang suka gak jelas, karena mungkin saya sudah lelah dengan kehidupan malam J . (oke balik lagi ketopik awal) pagi ini saya harus sampai dikampus dengan cepat, jadi saya harus membawa kendaraan motor saya tercinta dengan cepat pula tanpa peduli halangan dan rintangan yang terjadi dijalanan, karena tekad saya sudah bulat, saya ingin menundukan hati saya agar bisa jatuh cinta pada PIO.

Hari ini adalah hari pertama PIO dengan metode pembelajaran yang baru, cara yang –mungkin- bisa membuat asik hingga mabuk kepayang dengan materi-materi yang entah bisa bertahan lama atau tidak dalam memori, tapi saya optimis bahwa saya bisa menaklukan PIO dengan nilai yang memuaskan *PDnyaa hehehe* buktinya pagi ini saya sudah mandi dari gelap hingga terbitlah terang, jam setengah 8 saya sudah sampai kampus dengan semangat yang berkobar-kobar untuk mendapatkan tutorial mengenai  penilaian kinerja dari dosen saya yang sangat baik hati dan penyabar  yaitu, Mba Nuri Sadida.

Hasil tutorial dengan Mba Nuri tidak sia-sia, dengan mengucap puji syukur akhirnya saya bisa mempresentasikannya  dihadapan teman-teman kelompok saya. Dengan bermodalkan hardcopy slide yang saya copikan berjumlah 14 buah lalu uang saya dikembalikan 42.000 bearti berapa harga total fotocopian saya? (jawabannya silahkan mention saya ke @aidar_ilmiah yang menjawab benar akan mendalam mention balik dari saya) *aduhh maaf efek malam yang gelap dan bernyamuk lagi-lagi saya melantur hehehe.
Oke balik lagi ke penilaian kinerja, itu merupakan sebuah proses pengukuran prestasi kerja pegawai berdasarkan system /peraturan yang telah ditetapkan, dengan cara membandingkan sasaran/hasil kerjanya dengan standar pekerjaan yang telah ditetapkan. Intinya penilaian kinerja itu untuk mengetahui posisi suatu organisasi atau perusahaan dengan melihat prestasi dari para karyawannya. (bisa dipahami? Semoga bisa J).

Kriteria kinerja itu ada dua lohh ternyata, apa sajakah itu? Ada kriteria objektif yang mengukur aspek kuantitatif kinerja dan kriteria subjektif yang mengukur potensi,kompetensi, pengetahuan dan keahlian. Metode penilaian kinerja juga ada dua, ada yang komparatif serta ada yang individu.nah materi  hari ini cukup ribet, saya dan teman-teman  psychofame khususnya harus tau cara menyusun kriteria penilaian kinerja individu, mau tau caranya?? Caranya adalah seperti ini. awalnya kita harus menyusun kriteria penilaian secara objektif dulu, kita harus tahu job descriptionnya terlebih dahulu lalu area kinerja utama dan dibuat KPI (KEY PERFORMANCE INDICATOR). Nah setelah penilaian objektif, kita buat penilaian secara subjektifnya baru nanti hasilnya dijumlahkan antara penilaian subjktif dan objektifnya. 

Pokoknya seperti itu deh,,, semoga aja kuliah tadi masih nyantol sampei UAS yaa,, (aminn). Dan semoga hasil kuliah hari ini yang lumayan seru bisa membuat mba Nuri tambah sayang sama Psychofame sehingga nilai kita bisa berubah jadi bagus-bagus hehehehe (aminn).

- Aida Rahma Ilmiah