Alhamdulillah, Allah masih saya sama saya sehingga saya terhindar dari keterlupaan mengenai tugas blog ini. Hehhhe. Kamis yang lalu, saya kira gak ada pio. Eh, ternyata ada dan pemberitahuan semuanya menurut saya mendadak. Just shocked. Okeh forget it. Tema pio kemarin adalah motivasi dan desain jabatan. Presenter dalam kelompok saya adalah devita. Dia telah mempresentasikannya dengan baik. Hhii jadi yaa saya atau lebihbtepatnya adalah kami menerti apa yang dijelaskan devita. Motivasi sangat penting bagi perusahaan manapun. Salah satu penunjang keberhasilan bagi suatu perusahaan adalah mempunyai motivasi yang tinggi terutama motivasi karyawannya. Perusahaan membutuhkan karyawan yg mempunyai intensitas kerja yang tinggi, sesuai dengan tujuan perusahaan dan mampu mempertahankan usahanya demi mewujudkan tujuan perusahaan. Oh ya, motivasi kerja itu sendiri merupakan kondisi psikologis individu yang menjadi pendorong untuk melakukan sesuatu. Untuk meningkatkan motivasi karyawan, perusahaan melajukan berbagai cara. Ada 4 teroi besar dalam cara-cara meningkatkan motivasi. Salah duanya adalah kognitif theory dan desain kerja. Dalam kognitif ada equity theory dimana setiap karyawan menuntut adanya persamaan yaitu dalam hal gaji. Selain itu ada ekspentasi theory dimana karyawan adalah makhluk rasional dimana menuntut hasil yang sesuai dengan pekerjaannya jadi karyawan tersebut memikirkan untung ruginya. Pada teori desain kerja didalamnya ada 2 lagi yaitu dua teori herzberg dan model karakteristik pekerjaan. Pada 2 teori herzberg ada dua pengertian yaitu motivator (hal-hal yang dapat memotivasi kerja) dan hygiene (hal - hal yang dapat membuat ketidakpuasaan kerja). Jika motivator ada maka akan membuat karyawan termotivasi atau satisfaction. Jika tidak ada motivator, akan membuat ketidak puasan bekerja. Jika hygiene ada maka akan membuat ketidakpuasan kerja dan jikaa hygiene tinggi atau banyak maka akan membuat tidak adanya kepuasan bekerja. Hal hal motivator itu terkait dengan muatan pekerjaan tersebut dan hygiene ialah konteks dari pekerjaan tersebut. Model karakteristik pekerjaan menekankan bahwa karakteristik pekerjaanlah yang mempengaruhi motivasi karyawan. Ada 3 kondisi psikologi yang harus dirasakan karyawan yaitu sense of meaning, sense of responsibility, sense of result. Agar karyawan dapat merasakan ketiga kondisi tersebut dengan positif maka perusahaan harus memperhatikan 5 karakteristik pekerjaan yaitu identitas tugas, variasi tugas, signifikansi tugas, otonomi tugas dan feed back. Ada 3 cara dalam mendesain jabatan guna meningkatkan motivasi yaitu job rotation yaitu merotasi jabatan i dividu secara reguler, job enrichment yaitu menambah tanggung jawab pekerjaan individu, job enlargement yaitu menambah variasi tugas karyawan. Selain itu pengaturan jam kerja, cara bekerja (telecommuting) adalah hal hak yang dapat meningkatkan motivasi bekerja karyawan. Waahhhh lumayan banyak lohh ya yang dipelajarin but it's useful for us. Keep in my mind ya Rabb. Pokoknya menarik temanya. Hihii Thanks team and bu Nuri.
Sabtu, 10 Mei 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar