Senin, 12 Mei 2014

Motivasi Kerja

Assalamualaikum Wr. Wb..
 
Melihat tanggal yang sudah lewat dari tanggal yang dijanjikan. Sehingga saya meminta maaf karena tidak menepati waktu yang telah ditentukan. Dengan ini saya akan membahas tentang Motivasi kerja dan Desain Kerja.

Jadi motivasi kerja ialah suatu dorongan yang ada dalam diri individu, dalam menyelesaikan beberapa sejumlah pekerjaan, memiliki arah yang serupa dengan tujuan organisasi dimana karyawan bekerja dan disertakan ketekunan untuk berusaha mencapai tujuan organisasi. Namun, motivasi yang ada dalam diri individu selalu mengalami fluktuasi, maka dari itu kita bisa mengusahakan hal-hal apa yang berasal dari luar diri individu yang dapat memotivasi kerja.

Dalam teori motivasi terdapat empat teori nih teman-teman,diantaranya:
  1. Teori berdasarkan kebutuhan, teori ini mengatakan bahwa individu termotivasi untuk bekerja karena untuk memenuhi kebutuhan dirinya, misalnya kebutuhan fisiologis untuk makan, kebutuhan akan rasa aman karena dengan bekerja seseorang akan mendapatkan penghasilan untuk bisa membiayai hidup.
  2. Teori berdasarkan perilaku, teori ini mengatakan bahwa suatu motivasi akan muncul jika adanya reinforcement dan punishment. Selain kedua hal tersebut diperlukan goal setting berupa tujuan yang menantang untuk meningkatkan ketekunan
  3. Teori berdasarkan kognitif, dalam teori ini terdapat equity theory dan expectancy theory. Equity theory yakni teori keadilan, karyawan ingin diperlakukan adil baik dari segi income,outcome,benefit dll. Sedangkan expectancy, dalam teori ini manusia dipandang sebagai mahkluk rasional yang sangat memperhatikan untung dan rugi namun dalam teori ini yang membedakan adalah adanya outcome positif berupa pengakuan atau promosi jabatan dan outcome negatif misalnya karyawan mendapatkan surat teguran dari atasan ataupun pemecatan.
  4. Teori desain pekerjaan, dalam teori ini juga terdapat dua hal yaitu teori dua faktor Hezberg yang menekankan bahwa kepuasan sangat berperan dalam motivasi dan juga selain itu terdapat pula job characteristic yang memiliki tiga ciri psikologis diawali dengan bagaimana individu dapat memaknai pekerjaanya secara utuh, mampu bertanggung jawab atas tugas dari pekerjaan, memahami secara baikdan bagaimana hasil dari tugasyang telah dikerjakan.
Dari ketiga ciri psikologi tersebut, bisa terjadi apabila individu memiliki lima karakteristik, yaitu:
  1. Variasi tugas yang dapat memotivasi karyawan dan lebih memaknai apa yang ia kerjakan
  2. Tingkatan tugas yang membutuhkan penyelesaian tugas dari tahap awal hingga akhir
  3. Signifikan tugas yaitu tugas yang dikerjakan dapat berpengaruh langsung kepada orang lain misalnya dokter yang langsung mengidentifikasi penyakit pasienya dan kemudian memberika obat
  4. Terdapat pula otonomi yaitu kewenangan karyawan utuk bisa mengatur pekerjaannya
  5. Terkhir yaitu feedback atau evaluasi yang diinformasikan kepada karyawan untuk  bisa lebih baik lagi dala melaksanakan tugasnya.
 Adapun beberapa rekomendasi untuk memotivasi kinerja yaitu dengan cara mendesaign ulang jabatan ataupun memberikan alternative tugas lain..

Ada 3 cara dalam mendesain jabatan guna meningkatkan motivasi, yaitu:
  1. Job rotation yaitu merotasi jabatan individu secara reguler.
  2. Job enrichment yaitu menambah tanggung jawab pekerjaan individu.
  3. Job enlargement yaitu menambah variasi tugas karyawan.
Selain itu pengaturan jam kerja, cara bekerja (telecommuting) adalah hak-hak yang dapat meningkatkan motivasi bekerja karyawan. Oke, semoga pembahasan ini dapat berguna untuk rekan-rekan yang membacanya. Terima kasih :).. See you next time!

0 komentar:

Posting Komentar