Sabtu, 17 Mei 2014

Study Tour Gancit :)



Assalamualaikum wr.wb
          Haii kelas PIO ku semuanya. Gak kerasa udah hari sabtu aja dan hari ini adalah waktu terakhir untuk nulis blog tentang materi PIO yang diadakan di Gancit alias Gandaria City kemarin pada tanggal 15 Mei. Kuliah kemarin sedikit berbeda karena kita harus keluar dari arena kampus menuju salah satu tempat perbelanjaan diJakarta. Gak nyangka ya bisa kuliah di mall hahaha. J tapi jangan salah kita gak kuliah didalam mallnya ya tapi kita mengadakan kuliah didalam masjid yang ada di Gancit. Oh ya sebelum mall itu buka kita udah ada disana semua loh kalah pekerja disana sama kita.hehehe J. Pada saat di sana yang bertugas menjadi tutor kelompok kami adalah nisa dan vela. Mereka menjelaskan dengan baik setiap materi yang sebelumnya sudah ditutor dengan mba Nuri. Materi kemarin itu tentang kepemimpinan dan perilaku konsumen.
          Kuliah dimall itu gak selalu menyenangkan apalagi kalo kuliahnya di dalam masjid ada aja pasti hambatannya. Hambatan yang saya rasakan adalah perasaan tidak enak akan mengganggu orang yang akan ibadah dimasjid. hemm apalagi waktu solat dhuzur udah tiba dan kita masih belum selesai berdiskusi dan ustadz yang ada disana akhirnya menegur kami. Duh rasanya gak enak banget L. Hambatan lain yang saya rasakan adalah Gancit itu jauh dari rumah saya dan karena jauh dari rumah, saya harus nginep dirumah salah satu teman saya yang deket dengan mall tersebut yaitu Ayu Muthia. Makasi ya amut udah mau di repotin sama aku dan anak-anak yang lain hehehe J. Lalu hambatan yang lain adalah karena itu mall dan banyak barang-barang bagus dan berkualitas saya jadi laper mata pengen ini pengen itu tapi gak bawa duit banyak (hahaha itu sih derita saya ya) oke fix hambatan yang ini abaikan aja. Hahaha
Udahan ah ceritanya sekarang saya mau review materi pada tanggal 15 Mei kemarin. Review materi yang pertama adalah tentang perilaku konsumen. Perilaku konsumen mempunyai arti ilmu yang mempelajari perilaku yg ditunjukkan oleh konsumen mulai dari mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, hingga membuang produk atau jasa yang di harapkan dapat memenuhi kebutuhan mereka. Sejarah perilaku konsumen adalah berawal dari marketing concept(konsep pemasaran)dakam dunia bisnis ditahun 1950an, dan terdapat 3 pendekatan marketing concept saat itu, yaitu : production concept, product concet, selling concept. Marketing concept ini berfokus pada kebutuhan konsumen. Konsepnya perusahaan mencari tahu kebutuhan apa, baru dibuat produknya. Ada beberapa strategi tools untuk menerapkan marketing concept: market segmentation, targetting, positioning, dam market mix. Nah, disini juga ngebahas tentang  Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelian: social faktor, cultural faktor, personal faktor, psychological faktor. Tahap tahap proses pembelian :
1.     Pengenalan masalah: Proses pembelian dimulai saat pembeli mengenali sebuah masalah atau kebutuhan
2.     Pencarian informasi: konsumen yang tergugah akan mulia melakukan pencarian informasi yang akan digunakan sebagai bahan peartimbangan keputusan pembelian.
3.     Evaluasi alternative: dalam tahap ini konsumen akan memproses informasi merk dan membuat penilaian akhir.
4.     Keputusan pembelian: konsumen membentuk referensi ats merek-merek dalam kumpulan pilihan.

Review materi kedua yaitu tentang kepemimpinan. Kepemimpinan atau Leadership dapat diartikan dengankemampuan mampengaruhi anggota kelompok mencapi tujuan. Jabatan pimpinan organisasi: direktur, manajer, supervisor, group leader, mentor. Organisasi membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki karakteristik kepemimpinan yang kuat dan memiliki kerakteristik menajerial yang efktif. Teori dasar kepemimpinan:
·        Trait Theory
Teori ini mempelajari dan berusaha mengenali trait yang membedakan karakteristik pemimpin dengan bukan pemimpin.
·        Behavioral Theory
Teori ini menjelaskan bahwa perilaku tertentu pada seseorang membedakan seoran pemimpin dan bukan pemimpin. Perilaku ini dapat di bentuk atau di pelajari.
·        Contingency Theory
Kemampuan memimpin tergantung pada berbagai faktor situasional. Teori kontingensi mengatakan tidak ada satu pun gaya kepemimpinan yang efektif untuk berbagai situasi.
Ø Fiedler Contingency Theory
Teori yang menyebutkan efektivitas kelompok tergantung besarnya control pemimpin yang diperoleh dari kecocokan gaya memimpin dengan aspek situasi.
Ø Hersey Blanchard Situational Theory
Teori ini menjelaskan bahwa keberhasilan memimpin seorang pemimpin tergantung pada kemampuannya memilih gaya kepemimpinan yang tepat.
Ø House Path goal Theory
Teori ini dikembangkan oleh Robert House, yang mengatakan bahwa tugas seorang pemimpin adalah menyediakan anggota informasi, dukungan, dan sumber pendukung lain untuk mencapai tujuan atau menyediakan jalur. 
·        Vroom Jago Leader Participation model
Teori ini menjelaskan bahwa efektivitas kepemimpinan terluhat dari tingkatan kemampuan dan partisipasi pemimpin dalam mengambil keputusan. Gaya pemimpin dalam pengambilan keputusan terbagi menjadi 3, yaitu:
1.     Authority Decision
2.     Consultive Decision
3.     Group Decision

-Yeni Eka Cahyani-

0 komentar:

Posting Komentar