Rabu, 14 Mei 2014

Bacaan Untuk Para worker

Assalammu a'laikum Wr. Wb

Huys Everybody!
This my Third Blog guys, Semoga makin bermanfaat dan jangan bosen untuk membaca (^_^)

Sebelum lanjut membicaakan topik yang akan di bahas pada blog ini ada peristiwa lucu kemaren saat saya kuliah PIO.
Awalnya saya mendapatkan informasi kalo hari kamis kemaren perkuliahan libur karena akan diganti di hari kamis minggu depan. Dengan wajah polos dan agak mager ke kampus hanya untuk ketemu dosen pembimbing saya berniat pulang cepat dan uda persiapan beli es kelapa untuk diminum dirumah bareng babe.
Tapi sepertinya ada firasat yang akhirnya membawa saya naik menuju lantai 6 fakultas psikologi Yarasi dan bertemu teman-teman. Akhirnyaaaaaa.....!!!!!
Ternyata ada kuliah dan teman kelompok saya sudah mengikuti tutorial sebelum masuk kelas KAGET PARAH BANGEEET
hahahahhaha
Padahal semalem dengan PD nya bilang ke teman yang tanya ada kuliah apa gak saya jawab "GAK ADA BSOK LIBUR"... Berhubung saya mahasiswa rajin akhirnya saya masuk kelas juga.

Topik Kali ini saya akan membahas tentang
"MOTIVASI KERJA & DESAIN KERJA

Pada dasarnya setiap perusahaan pasti ingin karyawannya memiliki kualifikasi yang baik, memiliki ketahanan saat bekerja, intesitas bekerja yang baik dan yang terpenting memiliki arah yang sama dengan tujuan organisasi yakni visi misi perusahaan. Maka dari itu, diperlukan motivasi kerja.
Motivasi kerja adalah proses yang mengarahkan intesitas dan ketekunan usaha individu untuk mencapai tujuan organisasi.

Banyak sekali teori yang membahas tentang teori motivasi kerja. Salah satu yang akan saya bahas adalah teori dua faktor dari Herzberg. Menurut Herzberg kepuasan kerja berperan dalam menentukan motivasi kerja. Teori ini mengatakan bahwa lawan dari kepuasan kerja (Job Satisfication) bukanlah ketidakpuasan kerja (Job Dissatisfication), melainkan tidak adanya kepuasan kerja (No Satisfication) dan sebaliknya.

Teori ini disebut juga dengan Motivation-Hygiene Theory karena dalam teori ini dikenal ada dua faktor yang menyebabkan motivasi kerja yaitu:
1. Faktor Motivator :  faktor yang menyebabkan kepuasan kerja
2. Faktor Hygiene : faktor yang apabila tidak ada, menyebabkan ketidakpuasan kerja (Job Dissatisfication)

Secara singkat faktor motivator merupakan faktor-faktor insterinsik terkait muatan pekerjaan seprti: otonomi, tanggung jawab, dan tingkat tantangan pekerjaan. Sedangkan faktor hygiene adalah faktor-faktor ekstrinsik yang terkait konteks kerja seperti: hubungan dengan atasan, kondisi kerja, kompensasi, dll).

Itu pembahasan singkat terkait motivasi kerja dan desain kerja, semoga dapat memberikan pencerahan bagi para worker or orang-orang yang ingin bekerja.

See Yaa, and Keep Waiting My Next Blog...!!
Wassalammua a'alaikum Wr.Wb



0 komentar:

Posting Komentar