Assalamualaikum
semuanya. Selamat pagi DUNIA
Waaahhh
ga kerasa ya sekarang udah bulan Mei aja, dan sebentar lagi udah mau UAS aja. Kira-kira
udah siap belom ya untuk UAS ? hmmm, ya harus siap sih ya buat UAS. Hari Kamis
yang lalu saya baru aja belajar PIO yang membahas tentang “motivasi kerja dan desain
kerja”. Kemarin itu giliran Raysita sebagai presenter yang membawakan materi
tersebut.
Hambatan yang saya
rasakan pada hari itu adalah kurangnya konsentrasi, kelas yang berisik, dan
yang paling penting itu karena mood saya lagi kurang bagus. tapi hebatnya
Raysita dia bisa aja membuat mood saya jadi bagus lagi, saya jadi bisa
konsentrasi lagi, dan paham sama materi yang diajarkannya.
Okeeeeyyy, sekarang kita
sedikit review materi kemarin aja yaa guys. Kemarin itu kita ngebahas tentang
motivasi kerja, sebetulnya apa sih motivasi kerja itu ? motivasi kerja itu
proses yang mengarahkan intensitas (intensity),
arah (direction), dan ketekunan (persistence) usaha individu untuk
mencapai tujuan organisasi. Seseorang belum bisa dikatakan memiliki motivasi
sebelum terlihat kinerjanya, jadi apabila seseorang kerjanya baik belum tentu
motivasinya tinggi dan sebaliknya jika seseorang kerjanya buruk belum tentu
motivasinya rendah.
Nah, selain motivasi
kerja terdapat juga desain kerja loh teman-teman. Di dalam desain kerja
terdapat beberapa teori, yaitu : Teori motivasi kerja, teori keadilan (equity theory), teori pengharapan (expectancy-VIE-theory), teori dua faktor
Herzberg dan yang terakhir adalah job
characteristics model. Kayanya kalo dibahas satu-satu akan panjang banget
nih, jadi di ringkas kaya gitu aja ya guys.
Kayanya cukup sampai di
sini dulu deh tulisannya, karna lagi ga mood jadi gatau nih mau nulis apa lagi.
Maaf banget ya karna cuma bisa sedikit ngereviewnya. Huhuhuhu :(
-Annisa Rosni Zusya-






0 komentar:
Posting Komentar