Jumat, 16 Mei 2014

15 Mei 2014, Perilaku Konsumen

Kesan Positive: Dapat turun langsung ke lapangan, dan dapat melihat perilaku-perilaku yang ada pada teori dengan nyata.

Kesan Negative: Cukup melelahkan

Hambatan:
Diri Sendiri: -
Orang lain: -
Lainnya: Tempat untuk sharing kurang kondunsif

Pelajaran:
   Pada materi ini, kita Mahasiswa diberikan kesempatan dari Dosen untuk Terjun langsung melihat apa yang terjadi dilapangan. Kita melihat dan megobservasi bagaimana perilaku konsumen dalam membeli suatu barang dan perilaku SPG dalam memperkenalkan produknya sampai produknya terjual. Bukan hanya itu tapi kita melihat bagaimana konsep sebuah toko dalam menjual, mempromosikan, dan membesarkan brandnya.
Pertama, kita melihat dari perilaku konsumen. Materi ini membuat saya mengetahui perilaku konsumen dalam membeli barang yaitu,
1. Konsep Produksi, konsep ini menjelaskan seorang konsumen membeli suatu barang karena harga yang diberikan terjangkau murah, terkadang konsumen mengabaikan kualitas dari barang tersebut.
2. Konsep Produk, konsep ini menjelaskan seorang konsumen membeli barang karena kualitas yang dimiliki oleh barang tersebut, mereka mengabaikan harga dari barang yang ingin mereka beli.
3. Selling Concept, konsep ini menjelaskan seorang konsumen membeli barang hal yang dilihat bukan harga ataupun kualitas barang tersebut tapi melihat bagaiman seorang sales mempromosikan produknya, semakin sales aktif dan dapat mebujuk konsumen semakin besar konsumen dapat tertarik untuk membeli barang produknya tersebut.

Kemudian, materi ini juga menjelaskan bagaimana konsep marketing suatu perusahaan untuk menjual produknya yaitu:
Konsep Marketing, disini suatu perusahaan memproduksi dengan melihat konsumennya. Perusahaan memberikan produk yang sedang konsumen butuhkan, yang sedang konsumen cari, dan yang sedang up to date dikalangan konsumen. Dapat dikatakan perusahaan seperti ini kurang kreativ karena perusahaan memproduksi apa yang sedang dibutuhkan konsumen, bukan menciptkan produk baru dikalangan konsumen.
Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi pembelian:
1. Social Factor, konsumen membeli karena lingkungan mereka memakai produk yang sebagian besar sama. 
2. Cultural Factor, konsumen membeli karena budaya mereka. Misalnya operasi plastik wajah untuk umur dibawah 17 tahun di anggap wajar oleh suatu negara.
3. Personal Factor, konsumen membeli suatu barang karena mereka membutuhkan barang tersebut.
4. Psychological Factor, konsumen membeli barang karena barang tersebut dapat memberikan dukungan dalam suatu hal.
Terdapat tahap-tahap pembelian:
1. Pengenalan Masalah, konsumen memiliki kebutuhan pada suatu barang itu menjadi suatu masalah.
2. Pencarian Informasi, karena konsumen memiliki kebutuhan pada suatu barang secara otomatis konsumen akan mencari informasi tentang barang yang ingin dibelinya.
3. Evaluasi, pada tahap ini konsumen melihat kelebihan dan kekurangan barang yang akan dibelinya.
4. Keputusan Pembelian, tahap ini konsumen sudah membeli suatu barang dan menerima dampak yang ada pada barang yang dibelinya.

Diakhir, tugas marketer bukan hanya saat pengenalan produk pada konsumen tetapi juga pasca pembelian produk oleh konsumen. Disini marketer melihat perilaku konsumen terhadap produk yang dibelinya, apakah produk tersebut memuaskan atau tidak kemudian produk tersebut memiliki banyak kelebihan atau bahkan kekurangannya. Itu kenapa para marketer tidak meninggalkan konsumen yang membeli produknya, karena mereka harus mengontrol produk yang mereka hasilkan untuk memperbaiki, membuang, atau memproduksi barang produk mereka.

BIA SABRINA RAHAYU SANISKORO

0 komentar:

Posting Komentar