Haii Haii guys
Selamat malam
Salam hangat dan salam cinta untuk kita semua
Well setelah dua minggu berturut-turut tanpa karya tulis di
blog ini, diriku kembali lagi dengan membawa sedikit ilmu tentang materi PIO di
senin kemarin. Rencana senin malam udah mau nulis but wifi kostan kumat lagi
errornya. Alhasil satu poin nulis melayang sudah bersama dinginnya malam.
Hiks.. hiks... :’(
Actually tulisan ini harusnya diterbitkan lebih awal tapi
akibat wifi yang error + perilaku prokrastinasi (menunda-nunda pekerjaan) yang
udah mendarah daging dari kecil, tulisan ini baru terbit hari ini. Kalo
diperhatiin tema tulisan ini beda atau nyempil sendiri di tengah tulisan –tulisan
lain yang udah dibuat psychofame. Yang lain udah nulis topik “perilaku konsumen & kepemimpinan” ehh
yang ini malah masih stuck di “ desain dan motivasi kerja”. Ibarat makanan ini
mah udah kadaluarsa tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,
iyakan readers?. Awalnya sih ragu + malu
pas mau terbitin ini tapi ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur. Hahahaaha :D
Hari senin jam 8.00
WIB aku harus menghadiri kelas tutor untuk kelas PIO tapi sayangnya aku malah
hadir jam 08.30 WIB, yupp rentang waktu yang cukup panjang untuk terlambat.
Untunglah aku masih boleh masuk dan belum ketinggalan banyak. Thanks God Senin
kemarin materinya adalah desain dan motivasi kerja. Kelihatannya cukup menarik
tapi kenyataannya ditengah diskusi aku menemukan jalan buntu. Muncul sebuah teori
bernama “teori dua faktor herzberg” yang cukup membingungkan.
Teori ini menyatakan bahwa kepuasan kerja sangat berperan
dalam menentukan motivasi kerja. Herzberg berpendapat bahwa lawan dari kepuasan
kerja bukanlah ketidakpuasan kerja melainkan tidak adanya kepuasan kerja. Ketidakpuasan
kerja ≠ tidak adanya kepuasan kerja, hal inilah yang membuatku sulit untuk
membedakan keduanya. Aku harus mencerna
setiap kata yang nampaknya sama tapi pada kenyataannya sangat beda. Aku terus
memutar otak agar bisa meresapi dan memahami teori ini tapi tetap saja terasa
sangat sulit. Mungkin karena perutku belum siap menghadapi dunia, maklumlah
anak kostan jadi tak ada yang menyediakan sarapan dipagi hari selain diri
sendiri. Andi yang menjadi pemateri hari itu sudah cukup baik menyampaikan
materi dan menggunakan contoh yang mudah dimengerti. Hanya teori itu yang masih
belum ku pahami, hanya itu. Huaaaaaa :’(
Inti dari materi desain dan motivasi kerja adalah melihat
peran motivasi dalam produktivitas karyawan dan bagaimana desain kerja ikut
berpengaruh dalam menumbuhkan motivasi kerja. Ada beberapa teori yang mencoba
untuk melihat gambaran motivasi di dunia kerja yaitu teori keadilan, teri
pengharapan, teori dua faktor Herzberg,
dan job characteristics model.
Cukup banyak pertanyaan yang muncul di kepalaku terkait teori dua faktor Herzberg
dan aku harap ada yang bisa memberiku pencerahan terkait kasus ini. Mungkin akan
ada banyak pertanyaan yang muncul dalam hidup kita dan tentu saja hal itu
bukanlah sesuatu yang bisa dihindari. Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin saja
akan datang dari dalam diri kita sendiri ataupun dari orang lain. Semua orang
pasti akan menemui pertanyaan yang harus mereka jawab namun yang membedakannya
dengan orang lain bagaimana mereka bisa menjawab pertanyaan itu. satu
pertanyaan bisa direspon berbeda-beda oleh orang lain karena kita semua memang
individu yang berbeda. Jadi reaaders
tetaplah bangga dan percaya diri menghadapi dunia. Jangan pernah taku ataupun
ragu, hadapi semuanya dengan senyuman :D
Well.. sekian untuk hari ini.
Sampai jumpa di tulisan selanjutnya yah.
Enjoy your day guys :*
Nur Wahyuni Rauf






0 komentar:
Posting Komentar