Assalamualaikum
wr.wb
Halooo
teman-teman PIO ku. Apa kabar kalian hari ini ? semoga selalu baik-baik aja ya.
PIO tanggal 08 Mei 2014 berakhir dan sekarang waktunya untuk aku bercerita
sedikit tentamg PIO kemarin. PIO kemarin tentang “motivasi kerja dan desain
kerja”. Nah kemaren giliran Raysita si chubyy yang akan menjelaskan meteri
kepada kelompok kami. PIO kemarin ada 2 orang teman saya yang gak masuk dan itu
buat kelompok kami jadi sepi karena cuma ada 4 orang doang yang masuk tapi gak
mengurangi semangat kami untuk belajar PIO . hehehe J
Hambatan yang saya rasakan kemaren mungkin tentang
materinya yang agak banyak terus banyak istilah yang bikin saya bingung.
Raysita jadi banyak mengulangi materinya karena saya masih belum mengerti dan setalah raysita mengulangi kembali akhirnya ngerti juga agak lola nih kemarin belajarnya.
Hehehe J
untung Raysita sabar ya ngajarin aku. J
Oke curhatnya udah dulu sekarang saya
mau review materi kemarin. Motivasi kerja adalah proses yang mengarahkan
intensitas arah dan ketekunan usaha individu untuk mencapai tujuan organisasi.
Apabila kinerja seseorang belom terlihat maka individu tersebut belum ada
motivasi. Terdapat beberapa katagori teori dalam motivasi kerja yaitu: 1. Teori
berdasarkan kebutuhan, 2. Teori berdasarkan perilaku, 3. Teori berdasarkan
perilaku, 4. Teori desain pekerjaan.
Teori keadilan (equity theory) teori ini
menyatakan bahwa karyawan termotivasi oleh keinginan untuk di perlakukan adil.
Ketidakadilan di rasakan karena 2 hal yaitu: ketidakadilan kerena di gaji
kurang (inequity underpayment),
ketidakadilan karena di gaji lebih (inequity
overpayment). Inequity underpaymet dapat
dikurangi dengan :
- Peningkatan outcome
- Menurunkan input
- Mengubah sumber pembandi
- Meninggalkan situasi
Inequity overpayment
dapat dikurangi dengan :
- Meningkatkan input
- Menurunkan output
- Mengubah sumber pembanding
- Mengubah persepsi akan situasi
Teori
pengharapan (Expectancy-VIE-Theory)
teori ini menjelaskan bahwa karyawan adalah makhluk rasional yang suka
memperhitungkan untung rugidalam bertindak. Teori dua faktor Herzberg menurut
teori ini, kepuasan kerja sangat berperan menentukan motivasi kerja. Faktor
yang menyebabkan kepuasan kerja disebut motivator (faktor-faktor intrinsic
terkait muatan pekerjaan). Faktor yang apabila tidak ada, menyebakan
ketidakpuasan kerja di sebut dengan Hygiene (faktor ekstrinsik yang terkait
konteks pekerjaan). Job Characteristic model teori ini menekankan bahwa ada
aspek-aspek/karakteristik dari pekerjaan yang mempengaruhi terbentuknya
motivasi kerja. Desain kerja teori motivasi kerja yang berbasis desain kerja
memunculkan paradigm baru ubtuk memotivasi karyawan melalui desain ulang
jabatan (Redesign job) dan pengaturan
alternative tugas (alternative work
arrangement). Redesign job terdiri
dari : job rotation, job enlargement, job
enrichment. Alternative work arrangement : Flextime, Job sharing,
Telecommuting.
Oke sekian dulu ya review materinya
sampai berjumpa di blog berikutnya.
Wassalamualaikum
wr.wb J
-Yeni
Eka Cahyani-






0 komentar:
Posting Komentar