Jumat, 09 Mei 2014

PIO "Motivasi Kerja dan Desain Kerja"


Assalamualaikum wr.wb
Halooo teman-teman PIO ku. Apa kabar kalian hari ini ? semoga selalu baik-baik aja ya. PIO tanggal 08 Mei 2014 berakhir dan sekarang waktunya untuk aku bercerita sedikit tentamg PIO kemarin. PIO kemarin tentang “motivasi kerja dan desain kerja”. Nah kemaren giliran Raysita si chubyy yang akan menjelaskan meteri kepada kelompok kami. PIO kemarin ada 2 orang teman saya yang gak masuk dan itu buat kelompok kami jadi sepi karena cuma ada 4 orang doang yang masuk tapi gak mengurangi semangat kami untuk belajar PIO . hehehe J
          Hambatan yang saya rasakan kemaren mungkin tentang materinya yang agak banyak terus banyak istilah yang bikin saya bingung. Raysita jadi banyak mengulangi materinya karena saya masih belum mengerti dan setalah raysita mengulangi kembali akhirnya ngerti juga agak lola nih kemarin belajarnya. Hehehe J untung Raysita sabar ya ngajarin aku. J
          Oke curhatnya udah dulu sekarang saya mau review materi kemarin. Motivasi kerja adalah proses yang mengarahkan intensitas arah dan ketekunan usaha individu untuk mencapai tujuan organisasi. Apabila kinerja seseorang belom terlihat maka individu tersebut belum ada motivasi. Terdapat beberapa katagori teori dalam motivasi kerja yaitu: 1. Teori berdasarkan kebutuhan, 2. Teori berdasarkan perilaku, 3. Teori berdasarkan perilaku, 4. Teori desain pekerjaan. 
Teori keadilan (equity theory) teori ini menyatakan bahwa karyawan termotivasi oleh keinginan untuk di perlakukan adil. Ketidakadilan di rasakan karena 2 hal yaitu: ketidakadilan kerena di gaji kurang (inequity underpayment), ketidakadilan karena di gaji lebih (inequity overpayment). Inequity underpaymet dapat dikurangi dengan :
  • Peningkatan outcome
  • Menurunkan input  
  •  Mengubah sumber pembandi
  • Meninggalkan situasi

Inequity overpayment dapat dikurangi dengan :
  •  Meningkatkan input
  •   Menurunkan output
  •  Mengubah sumber pembanding
  • Mengubah persepsi akan situasi


Teori pengharapan (Expectancy-VIE-Theory) teori ini menjelaskan bahwa karyawan adalah makhluk rasional yang suka memperhitungkan untung rugidalam bertindak. Teori dua faktor Herzberg menurut teori ini, kepuasan kerja sangat berperan menentukan motivasi kerja. Faktor yang menyebabkan kepuasan kerja disebut motivator (faktor-faktor intrinsic terkait muatan pekerjaan). Faktor yang apabila tidak ada, menyebakan ketidakpuasan kerja di sebut dengan Hygiene (faktor ekstrinsik yang terkait konteks pekerjaan). Job Characteristic model teori ini menekankan bahwa ada aspek-aspek/karakteristik dari pekerjaan yang mempengaruhi terbentuknya motivasi kerja. Desain kerja teori motivasi kerja yang berbasis desain kerja memunculkan paradigm baru ubtuk memotivasi karyawan melalui desain ulang jabatan (Redesign job) dan pengaturan alternative tugas (alternative work arrangement). Redesign job terdiri dari : job rotation, job enlargement, job enrichment. Alternative work arrangement : Flextime, Job sharing, Telecommuting. 
          Oke sekian dulu ya review materinya sampai berjumpa di blog berikutnya.
Wassalamualaikum wr.wb J
-Yeni Eka Cahyani-

0 komentar:

Posting Komentar