Kesan Positive dan Negative: Sama dengan apa yang saya tulisakan di blog mengenai Perilaku Konsumen.
Hambatan: Sama dengan apa yang saya tulisakan di blog mengenai Perilaku Konsumen.
Pelajaran:
Pertemuan ini membahas tentang Kepemimpinan. Kepemimpinan adalah mengambil sebuah keputusan dan smenciptakan suatu perubahan. Berbeda dengan manajemen, menejemen adalah mengelolah, menjalankan, dan mengorganisasi.
Teori dasar Kepemimpinan,
1. Trait Theory, ini menjelaskan bahwa pemimpin adalah orang yang dilahirkan bukan dibentuk.
2. Behavioral Theory, menjelaskan bahwa pemimpin adalah orang yang dibentuk oleh lingkungannya.
Sebagai contoh untuk kedua teori tersebut, seorang manager sebuah perusahaan belum tentu memiliki jiwa dan skill pemimpin tetapi bisa juga jiwa dan skill pemimpin ada pada seorang OB suatu perusahaan.
3. Contingency Theory, menjelaskan memimpin tergantung dari faktor situasional. Pada teori ini terdapat beberapa model yaitu,
1. Fiedler Congringency Model, disini terdapat 2 gaya kepemimpinan. Pertama seorang pemimpin berfokus pada tugas-tugas pada anggota timnya dapat disebut task oriented. Dan yang kedua, seorang pemimpin berfokus pada hubungan dengan anggota timnya yang disebut relationship oriented.
"Bagaimana seorang pemimpin, atau bagaiman gaya pemimpin dalam memperlakukan anggota pada timnya?". Hal ini dapat terjawab pada model selanjutnya, yaitu:
2. Situasional Leadership Theory, disini membahas tentang seorang anggota yang dilihat dari kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan tugas.
Seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan dan tidak memiliki kemauan, seorang pemimpin harus mengontrol dan membimbing penuh anggota tersebut.
Seorang anggota yang memiliki kemampuan tetapi tidak memiliki kemauan, seorang pemimpin harus melibatkan anggotanya tersebut dalam mengambil keputusan.
Seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan tetapi tidak memiliki kemauan, seorang pemimpin harus memberikan dukungan dan mengarahkan anggotanya.
Seorang anggota yang memiliki kemampuan dan memiliki kemauan, seorang pemimpin hanya melihat dan memberikan kepercayaannya kepada anggota tersebut.
3. House Path-Goal Theory
Kepemimpinan yang efektif terwujud karena adanya faktor gaya kepemimpinan, faktor lingkungan, dan faktor karakteristik individu.
4. Vroom-Jago Leader Participation Model
Membahas tentang gaya kepemimpinan dalam mengambil keputusan, yaitu:
Otoriter, seorang pemimpin mengambil keputusan sendiri tanpa adanya diskusi dengan anggota timnya.
Konsultif, seorang pemimpin mengambil keputusan dengan cara mendengarkan pendapat dari anggota timnya terlebih dahulu kemudian mengambil keputusan akhir.
Kelompok, seorang pemimpin mengambil keputusan tergantung pada pendapat anggotanya timnya. Keputusan yang dikeluarkan adalah hasil diskusi dengan anggota timnya.
BIA SABRINA RAHAYU SANISKORO






0 komentar:
Posting Komentar