Pertama kali
diberitahukan kalau ada beberapa materi yang akan dilaksanakan di lapangan dan
bukan kuliah di kampus lagi itu gue seneng banget karena kalau kuliah di
lapangan akan lebih terasa menarik dibandingkan yang terus-menerus kuliah di
dalam kelas. Tapi setelah tahu kalau kuliah di Mall Gandaria City itu sesuatu.
Di pikiran gue itu “ngapain disana?” “Jauh banget di Gandaria City” terus “gimana
teman-teman kelompok gue bisa presentasi materi kuliahnya?”. Gue lebih mengharapkan
kalau ke lapangan itu pergi ke perusahaan-perusahaan mana gituuu. Agar gue
kalau sudah lulus dan ingin kerja nanti bisa terbayang bagaimana sistem kerja
di kantor itu. Jadi benar-benar bisa terbayang. Tetapi ketika gue liat materi
yang akan dilaksanakan oleh teman-teman gue yang lain itu tentang “Perilaku
Konsumen dan Kepemimpinan Organisasi” gue langsung berpikir “Apakah mungkin
kita mengobservasi konsumen-konsumen yang ada di mall itu? Banyak ajah”,
Entahlah. Saat itu gue masih terdengar aneh aja kalau kuliah nanti bakalan di
Mall. Kuliah di Mall dalam waktu 3 jam lebih itu lebih sesuatu. Saat semua
teman-teman gw yang mengikuti kelas Psikologi Industri dan Organisasi sudah
tiba di Mall Gandaria City, kita semua berkumpul di salah satu Majid terbesar
di Mall tersebut tepatnya sih di parkiran paling atas gitu. Setelah semua sudah
datang, Ibu Nuri memberitahukan apa saja yang akan kita lakukan disana dan kita
juga akan kedatangan tamu tepatnya salah satu teman Ibu Nuri untuk
mempresentasikan pengalaman kerjanya. Setelah itu gue berkumpul dengan kelompok
untuk kuliah presentasi materi Perilaku Konsumen yang akan dilakukan oleh salah
satu teman kami di dalam kelompok yang bertugas. Kemudian di lanjutkan dengan materi
Kepemimpinan Organisasi. Di tengah-tengah salah satu teman kami sedang
mempresentasikan materi perkuliahan, Ibu Nuri datang membawa banyak gulungan
kertas kecil dan kelompok kami diharuskan memilih satu gulungan kertas kecil
tersebut. Kelompok kami mendapatkan Brand MotherCare. Semua kelompok
masing-masing sudah mendapatkan brand-brand yang akan dikunjungi dan sudah
mendapatkan tugas apa saja yang harus kami lakukan di dalam brand tersebut. Gue
dan teman-teman yang lain pergi mencari brand MotherCare. Di dalam materi
Perilaku Konsumen terdapat 3 pendekatan marketing
concept saat itu, yaitu production
concept,
product concept, dan selling
concept. Brand
MotherCare termasuk ke dalam Product concept yang berasumsi bahwa konsumen
hanya mau membeli produk yang menawarkan kualitas terbaik, performa terbaik,
dan fitur terlengkap. Ini mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas
produk, menambahkan fitur (baru) dalam produk, tanpa perlu mengetahui lebih
dulu konsumen butuh fitur-fitur itu atau tidak. Brand MotherCare juga memiliki
Marketing Mix, yaitu seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk
mencapai tujuan pemasaran dalam memenuhi target pasarnya yang terdiri dari Product,
Price, Promotion, Place. Dalam brand MotherCare terdapat harga yang lumayan
tinggi. Bagi yang dikalangan menengah keatas lebih bisa menyanggupi pembelian
produk di MotherCare dibandingkan dengan kalangan menengah ke bawah. Begitupun
dengan tempatnya. Brand MotherCare bisa dikunjungi di Mall besar bagi kalangan
menengah ke atas sampai menengah ke bawah. Produk-produk yang dijual di
MotherCare sangat lengkap, dari pakaian sampai accessories untuk bayipun ada di
brand itu.
Kami berlima
berpura-pura menjadi konsumen di brand itu. Kami mengobservasi dan menerapkan
materi yang sudah di presentasikan sebelumnya oleh salah satu teman kelompok
serta bertanya dengan salah satu pelanggan. Saat Saichu dan Fitri masuk ke
dalam brand itu selang beberapa menit Sigit juga masuk, mereka meliha-lihat
produk yang ada di dalam MotherCare, SPG yang ada di dalam MotherCare tersebut juga
tidak bersikap ramah. Ketika mereka ingin bertanya dengan salah satu pelanggan
yang membeli produk MotherCare, pelanggan tersebut sudah membuka tangannya yang
berarti “Menolak”. Kita berlima berpikir “Emang kita mau ngapain, Bu? Udah
nolak aja. Dikira kita mau minta sumbangan kali yah. Hahaha”. Setelah mereka
keluar, gue dan Lina masuk. Kami melihat-melihat produk-produk yang ada di
dalam brand MotherCare. Kami menunggu untuk SPG datang menghampiri tetapi para
SPG pun tidak menghampiri, huft. Saat
itu, bersamaan dengan pelanggan lain datang dan ingin membeli salah satu produk
MotherCare. Kami mencoba untuk bertanya kepada pelanggan tersebut sesuai dengan
tugas perilaku konsumen yang telah diberikan oleh Ibu Nuri. Kebanyakan pelanggan
menganggap bahwa faktor mereka memilih membeli perlengkapan bayi atau pakaian
bayi di MotherCare di karenakan Psychological Factor, yaitu persepsi mereka
yang mengatakan kalau bahan-bahan pakaian yang terdapat di MotherCare sangat
bagus dan nyaman jika dipakai oleh anak-anak mereka.
Semua informasi sudah kami dapat, setelah itu kami membuat
tugas sesuai yang telah kami dapat dalam observasi tersebut dan akan di
presentasikan di depan Ibu Nuri. Kami mencari tempat makan sambil mengerjakan
tugas sambil beristirahat sejenak. Setelah makan selesai, kami berlima kembali
ke Masjid untuk berkumpul dan akan mendengarkan presentasi yang akan di presentasikan
oleh tamu. Di perjalanan menuju ke Masjid, kami pun sedikit nyasar dan bingung
pergi ke arah masjid. Meskipun nyasar sih, kita tetap have fun kok. Hahaha..
Sebelumnya semua kelompok diberi
tugas Leadership sesuai yang telah di presentasikan oleh tamu tersebut. Di dalam materi kepemimpinan
terdapat bagaimana kita melihat gaya kepemimpinan seseorang di dalam suatu
perusahaan tertentu. Dalam teori Hersey menjelaskan bahwa keberhasilan memimpin
seorang pemimpin tergantung pada kemampuannya memilih gaya kepemimpinan yang
tepat. Gaya kepemimpinan yang dipilih oleh pemimpin tergantung pada tingkat
kedewasaan bawahan/ anggota, yaitu kesiapan untuk menjalankan tugas Kesiapan
anggota ditentukan oleh kemauan dan kemampuan dalam menjalankan tugas. Setelah
berakhir, kami semua mengantri untuk mempresentasikan tugas masing-masing
kelompok. Setelah kuliah itu benar-benar selesai, gue dan teman-teman yang lain
akhirnya bisa pulang juga.. Hahaha





0 komentar:
Posting Komentar