Kamis, 19 Juni 2014

Penilaian Kinerja


Bismillah, Assalamualaikum . Wr.Wb

Hambatan dari diri sendiri : saya lupa dan akhirnya telat menulis blog mengenai materi penilaian kerja di awal pertemuan kelompok pertama kali.

setiap organisasi perlu menegtahui posisinya dalam mencapai tujuan
untuk tahu posisi perlu melakukan evaluasi menggunakan Sistem Manajemen Kerja (SMK)

Proses mengevaluasi kinerja individu dalam organisasi disebut juga dengan penilaian kinerja (performance appraisal)

Bagaimana cara melakukan PA?
a. kriteria?standar keberhasilan kerja
b.metode pengukuran
c.subjek penilai

Kriteria objektif : yang diukur aspek kuantitatif kerja (jumlah barang, jumlah produksi barang, keluhan/kepuasan, jumlah eterlibatan, dll)

Kriteria Subjektif : yang diukur potensi, kompetenis, pemgetahuan, keahlian, kemampuan individu.

Metode penilaian kerja
Metode komparatif : kinerja individu dibandingkan dengan individu yang lain.
-pemeringkatan : urutan dari yang terbaik sampai yang terburuk
-perbandingan berpasangan : membandingkan setiap pegawai dengan pegawai lain untuk menentukan siapa yang terbaik, kemudian yang terbaik memiliki jumlah terbaik dibandingkan dengan yang lain.
-pengelompokan pada klasifikasi yang sudah ditentukan : kurva normal

metode individu :kinerja tidak dibandingkan dengan individu lain.
-rating/skala : penilaian yang didasarkan pada suatu skala.
-ceklis : penilaian yang didasarkan pada suatu standar unjuk kerja yang sudah di deskripsikan terlebih dahulu, kemudian penilaian memeriksa apakah pegawai sudah memenuhi atau melakukannya.

Menyusun kriteria objektof/hasil : buat dulu key performance indicator (KPI)
menyusun kriteria subjektif : tentukan dulu kompetenis/pengetahuan/keahlian/kemampuan seperti apa saja yang dibutuhkan untuk seseorang berhasil dalam pekerjaannya.

Hasil penilaian kerja
mendapatkan hasil penilaian kinerja karyawan, maka langkah selanjutnya  :
- pengambilan keputusan untuk pengambilan kinerja:
poor performance
average performance
good performance
outsanding performance

-mengkomunikasikan hasil penilaian kinerja kepada karyawan dan langkah pengembangan kinerja selanjutnya : bonus, kenaikan gaji, promosi, training plan

-hasil dari penilaian kinerja yang disampaikan kepada karyawan bermanfaat untuk meningkatkan motivasi karyawan.

Kesalahan dalam proses penilaian kinerja :
kesalahan dapat bersumber dari :
alat penilai kerja
penilai kerja
subjectivitas penilai :
halo effect
liniency effect
severity effect
central tendency
assimilation effect
differential effect
first impression error
recency effect

Wassalamualaikum.wr.wb. Sekian. Terimakasih.
Ayu Mutia Rachmawati
1602011009


0 komentar:

Posting Komentar