Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum
warahmatullah wabarakatu...
Jadi ceritanya, pertemuan
yang dipresentasikan sama Shahnaz kemarin tuh membahas tentang Komunikasi dalam
Organisasi. Makanya judul tulisan ini “Let’s Talk!”, karena menurut saya blog
seperti ini merupakan bagian dari komunikasi dengan jenis tertulis (written). Masih ada jenis komunikasi
lainnya, seperti verbal dan non-verbal. Sebelum lebih jauh, apa sih komunikasi
itu? Nah, komunikasi merupakan proses untuk menyampaikan makna, yang didalamnya
terdapat proses menjelaskan, mendengarkan, dan memahami.
Terus nih, prosesnya
secara sistematis dalam komunikasi itu gini:
Ø Saya yg menulis tulisan ini tuh disebut pengirim pesan, nah sebelum nulis nih saya
mengolah pesan yg ingin disampaikan dulu
Ø Baru setelah itu pesan dikirimkan melalui media, yaitu blog ini
Ø Nah yg membaca tulisan saya, disebut penerima pesan
Ø Pesan sampai ke pembaca dan diberikan pemaknaan oleh pembaca
Ø Tapii tapi ga segampang itu aja, saat pesan
dikirimkan melalui media, ada pengganggu
yg bisa berupa apa saja. Misalnya, pas lagi asik-asik baca tulisan ini, eeeh
baterai laptopnya habis, mati deh kan. Padahal lagi di tengah-tengah pesan tuh,
jadi pesan belum bisa dimaknai secara utuh.
Yang paling saya suka
dari topik ini, ketika penjelasan komunikasi yang efektif adalah jika pesan
yang disampaikan sama dengan pesan yang diterima. Kalo gitu kan jelas, ga bikin
orang galau, gini salah gitu salah. Eaaaaa uhuk...
Oiya, waktu belajar
kemarin tuh agak beteeee soalnya kondisi kelas lumayan berisik. Udah Shahnaz
suaranya lembuuuut banget, kelas berisik, jadi suka ga kedengaran, jadinya
banyak nanya dan minta ulang terus. Untung Shahnaz sabar nanggepin kelompoknya,
jazakillah yah Naaz hihi. Nah itu juga salah satu contoh pengganggu dalam
komunikasi, seperti yg udah dijelasin di atas. Tapi senengg, karena topiknya ga
seberat pertemuan sebelumnya dan banyak contoh yg bisa diambil dari kehidupan
sehari-hari.
Oke deh, segitu dulu
hari ini.
Barakallahufiikum J
Wassalamu’alaikum
warahmatullah wabarakatu...
Deena Pratiwi






0 komentar:
Posting Komentar