This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 18 Juni 2014

Pengembangan Organisasi

Tanggal 19 Juni 2014

Assalamu'alaikum semuanya ..
Aduh telatnya kebangetan nih nulisnya heheh maaf ya mba nuri :D

Pengembangan Organisasi 
     Didalam siklus hidup organisasi, banyak tentang yang harus di hadapi. Supaya suatu organisasi itu dapat bertahan dan sebuah organisasi itu harus mampu menghadapi tantangan eksternal maupun internal. Tantangan organisasi itu yaitu :
1. Sumber daya manusia 
2. Perkembangan teknologi 
3. Laju ekonomi
4. Kompetisi bisnis
5. Tren sosial 
6. Politik

Definis :
Sebuah organisasi itu harus berubah, dan perubahan dalam organisasi harus dikelola secara sistematis, agar suatu organisasi itu dapat mencapai kondisi dimana organisasinya itu efektif.

Model Pengembangan Organisasi ( Action Research )
Action research 
        Adalah proses perubahan organisasi yang dimulai dengan pengumpulan data atau permasalahan organisasi secara sistematis hingga pemilihan solusi yang paling tepat untuk mengatasi permasalahan organisasi 

Tahapannya :
Entering and contracting ~ Diagnosing ~ Planning and implementing change ~ evaluating and institutionalizing

Ket : 
Entering and contracting
     Pada proses awal,pihak menejemen perusahaan mengkomunikasikan kepada konsultan OD tentang kebutuhan masalah yang terjadi dalam organisasi 
Diagnosing 
    Setelah dipaparkan permasalahan yang terrjadi, konsultan mengumpulkan data dari organisasi untuk mengetahui sebab dari permasalahan
Planning and implementing change
     Setelah sebab permasalahan diketahui, lalu dirumuskan rencana dan intervensi yang akan diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan organisasi 
Evaluating and institutionalizing
     Setelah intervensi dilakukan, lalu evaluasi respon anggota organisasi terhadap perubahan 

Diagnosa masalah organisasi dilihat dari segi levelnya ( tahap entering and contracting)
1. Level Organisasi 
      Dilihat dari perusahaannya seperti misi , visi ,tujuan , program, dan kebijakan. Di dalammlevel ini juga ada teknologi seperti produk atau jasa. Sistem struktur perusahaan, sistem pengukuran, dan sistem menejemen

2. Level Kelompok 
      Elemen-elemen yang ada dalam level ini yaitu :
- sejauh apa anggota kelompok memahami kejelasan tugasnya
- sejauh apa tugas dalam kelompok terstruktur dengan baik 
- komposisi demografis 
- norma kelompok 

3. Level Individu 
       Elemen - elemen yang ada dalam level ini yaitu :
- karakteristik kepribadian
- karakteristik jabatan 

Metode Pengumpulan Data ( tahap diagnosing )
1. Kuisioner - berbentuk tulisan 
2. Wawancara - sesi tanya jawab
3. Observasi - dilihat dari perilakunya 
4. Unobstrusive measures - mencarin informasi dari pihak lain 

Permasalahan dan Intervensi ( OD )( tahap Planning and implementing change)
1. Isu strategis 
2. Teknologi dan struktur 
3. Sistem pengolahan SDM
4. Permasalahan hubungan sosial 

Faktor penentu keberhasilan intervensi ( tahap Evaluating and institutionalizing )
1. Kesiapan berubah kariyawan 
     Terlihat dari :
                    1. Tingkat ketidak puasan kariyawan
                    2. Ketersediaan sumber daya untuk mendukung perubahan
                    3. Komitmen manajemen
2. Kemampuan untuk berubah
3. Konteks budaya organisasi
4. Kamampuan menerapkan intervensi dari praktisi OD 

Itu pembahasan pada hari kamis 29 mai 2014 
Waktu itu kendalanya yaitu dikelompok saya tidak ada tutor tentang materi ini dikarena jumlah anggota kelompok saya yang cuman ber4 jadi saat di kelas saya dan teman- teman sedikit kebingungan dan akhirnya kelompok saya pencar saya satu kelompok dengan lili,fikri,beta,dan chafi. Di materi ini jujur saya masih belum paham sepenuhnya ya jadi saat ujian keluar materi ini saya jadi kebingungan. Ehmm 

Kelebihannya 
 Saya menjadi tahu tahapan organisasi dengan baik dan benar sehingga nanti jika saya berada di dalam organisasi di suatu perusahaan dapat saya aplikasikan. Hehe

Sekian dan Terimakasih :D

Yanti Mardianti 

Perkembangan Organisasi

BIsmillah, Assalamualaikum. Wr. Wb.
kesan positif : alhamdulillah bertambah lagi ilmu yang di dapatkan denga pemberian materi baru.
kesan negatif : agak sedikit membingungkan berpencar dengan kelompok lain dan juga tidak memiliki slide jadi agak sedikit kurang meresapi heheh....

Hambatan dari diri sendiri : agak kurang konsentrasi dan minta belajar berkurang tanpa sebab
Hambatan dari orang lain : agak kurang dalam menjelaskan dan memberi contoh tapi sudah lumayan lahh..

perkembangan organisasi banyak tantangan dans ebuah organisasi harus mampu menghadapi tantanagn eksternal dan internal.
internal : SDM = perbedaan individu
eksternal: perkembanagn teknologi, laju ekonomi, kompetisi bisnis (persaingan dengan perusahaan lain), tren sosial, politik (nepotisme).

definisinya : perubahan dalam organisasi harus dikelola secara sistematis agar mencapai kondisi organisasi yang efektif.

kegiaatan usaha yang terencana (kondisi yang ingin dicapai untu kedepannya) dikelola oleh manajemen puncak, untuk meningkatkan evektivitas organisasi melalui intervensi yang berbasis ilmu perilaku diswbut perkembanagn organisasi.

modelnya Action Research : proses perubahan organisasi yang dimulai dengan pengumpulan data atau permasalahan organisasi secara sistematis hingga pemilihan solusi yang paling tepat untuk mengatasi permasalah organisasi.

Tahapan Action research :
entering and contracting
diagnosing : level organisasi, level kelompol, level individu
planning ang implementing change
evaluation and intitutionizing

Metode pengumpulan data
kuisioner
wawancara
observasi
unobstrusive measures (data penjualan dan data keuntungan karyawan)

permasalahn dan intervensi OD
1. isu strategis : strategic intervention : merger (bbm masuk ke android biar tetep terkenal atau jaya) dan akusisi (trans tv dan trans 7 menjadi transcorp)
mengeluarkan link produk baru
pembentukan budaya organisasi

2. teknologi dan struktur
intervensinya : technostructural intervention : downizing : pensiun dini,PHK
restrukturisasi
redesign job

3. sistem pengelolaan SDM : HRM intervention
sistem penilaian kerja, sistem reward manajemen, sistem pengembanagn karir.

4. permasalahan hub sosial : Human Process Intervention
process consultation : EAP (konseling karyawan)
team building : outbond
training

Faktror penentu keberhasilan intervensi
kesiapan berubah anggota atau karyawan
kemampuan utk berubah
konteks budaya organisasi
kemampuan menerapan intervensi dan praktisi OD

sekian untuk materi perkembangan organisasi, Wassalamualaikum. Wr. Wb

Ayu Mutia Rachmawati
1602011009

Selasa, 17 Juni 2014

Pertemuan Terakhir Pengembangan Organisasi


Assalammua'laikum Wr.Wb

Akhirnya kita sampai pada pertemuan terakhir dalam kuliah psikologi industri dan organisasi
pada hari ini di awali dengan kuis itu yg bikin deg degan tapi insyallah jalanin aja. untuk pertemuan terakhir kondisi hati alhamdulillah baik badan juga sehat amin.
untuk pertemuan terakhir ini materi dibawakan oleh khalida ridwa aka lili yg berjudul pengembangan organisasi di awal lili udah bilang kalo ini materinya banyak jadi siap siap takut engga ngerti dan ternyata benar ribet dan banyak. untk kendalanya paling materinya banyak dari pada materi yang lainya serta adanya kuis.

Untuk materinya kali ini mengenai pengembangan organisasi dari yg saya pahami adalah Pengembangan organisasi itu merupakan kegiatan yang direncanakan, melibatkan elemen organisasi dan dikelola oleh manajemen puncak demi meningkatkan efektifitas organisasi. Slah satu modelnya adalah action research, dalam action research terdapat 4 tahapan
a. entering & constracting: pihak manajemen mengkomunikasikan permasalahan yang terjadi dengan konsultan.
b. diagnosing: konsultan mengumpulkan data organisasi untuk mengetahui perrmasalahan, dimulai dari level organisasi, kelompok, hingga individu.
c. planning & implementing change: permasalahan dari organisasi telah diketahui, lalu dibuat rencana-rencana intervensi untuk menangani permasalahan.
d. evaluating & institutioning: setelah dilakukan intervensi, hasilnya akan dievaluasi melalui respon anggota.

Semoga materi ini bisa bermanfaat kedepanya
semoga kuliah selama satu semsetr dapat bermanfaat bagi saya dan teman teman semua
mohon maaf kepada dosen pengampu ibu nuri sadida apabila ada kesalahan selama satu semester ini semoga ibu sukses selalu amin amin

Fikri Kuswardiyanto


DESIGN DAN MOTIVASI KERJA


Assalammua'laikum Wr.Wb

Kembali lagi dengan saya dalam materi yang berbeda saat ini
untuk materi hari ini dibawakan oleh wulan. pada saat diberikan materi ini saya merasa sehat tidak ada masalah namun kendala yang di rasakan dalam pembawaan materi wulan terlihat belum terlalu memahaminya jadi saya sendiri masih bingung karena materi ini lumaya sulit dan belibet. semoga untuk kedepanya wulan bisa menjelaskan dengan lebih baik amin amin.

Nah untuk materinya sendiri dari yang saya pahami adalah motivasi kerja adalah proses yang mengarahkan intensitas (sering melakukan pekerjaan tsb), arah, dan ketekunan usaha individu untuk mencapai tujuan organisasi. dalam motivasi kerja ini ada teori motivasi kerja, apa saja teori motivasi kerja? akan saya jelaskan secara ringkas

- Teori berdasarkan kebutuhan : Di teori ini ada hirarki maslow dan alderfers ERG ( existence, relatedness, growth)
- Teori berdasarkan perilaku  : diteori ini ada reinforcement theory dan goal setting theory.
- Teori berdasarkan kognitif : nah di teori ini nih yang panjang dan agak ribet hehe.. di teori di bagi dua equity theory yaitu teori ini menyatakan bahwa karyawan termotivasi oleh keinginan untuk diperlakukan adil dan expectancy theory yaitu teori ini menyatakan bahwa karyawan adalah seseorang yang suka memperhitungkan untung rugi dalam bertindak.
-teori desain pekerjaan :
Terus di motivasi kerja juga ada teori dua faktor Herzberg. Menurut teori ini, katanya kepuasan kerja sangat berperan menentukan motivasi kerja. Ada dua faktor nih yang pertama motivator yaitu faktor-faktor dari dalam diri (intrinsik) dan yang kedua faktor hygiene faktor dari ekstrinsik.
Motivasi kerja juga ada job characteristic model  yaitu menekankan bahwa ada aspek aspek karakteristik dari pekerjaan yang mempengaruhi terbentuknya motivasi kerja.
Desain jabatan yaitu teori motivasi kerja yang berbasis desain kerja memnunculkan paradigma baru untuk memotivasi karyawan melalui desain ulang jabatan dan pengaturan alternatif tugas.

Sekian untuk materi hari ini terima kasih 

Fikri Kuswardiyanto


sekilas materi pengembangan organisasi

Dalam pengembangan organisasi terdapat satu model pengembangan yang akan saya sampaikan disini, yaitu Action Reseatch. Action research proses perubahan pada sebuah organisasi yang di awali dengan pengumpulan data secara sistematis sampai pemilihan solusi yang paling tepat dalam menyelesaikan permasalahan organisasi. Adapun tahap action research yaitu :
1. entering and contracting, dimana pihak perusahaan mengkomunikasikan permasalahan kepada konsultan OD
2. diagnosing, diamana konsultan mengumpulkan data dan menemukan sebab dari permasalahan yang terjadi
3. planning and implementing change, pada tahap ini konsultan melakukan rencana intervensi yang akan diterapkan untuk permasalahan yang terjadi
4. evaluation and institutionalizing, tahap terkahir ini melakukan evaluasi respon anggota organisasi terhadap perubahan.

Sekian . terima kasih
:D

Motivasi Kerja? Penting lhoo…



           Melakukan aktivitas apapun itu bentuknya harus di dasari sama niat dan adanya motivasi yang tinggi. Misalnya, kuliah. Dalam melakukan tugas kita sebagai kuliah tentunya harus di dasari dengan niat dan motivasi tinggi. Apa motivasinya? Motivasi dengan nilai yang memuaskan dan bisa mendapatkan IPK 3 keatas.  Sama dengan halnya bekerja. Jika kita bekerja tidak dapat motivasi, apa hasilnya? Materi ini menarik, karena gue bisa tahu dan bisa memahami kemana arah tujuan gue dalam bekerja nanti. Hambatan dalam memahami materi motivasi ini mungkin karena banyak teori dan diharuskan banyak contoh sehari-hari agar lebih bisa membayangkan.
            Tingkat motivasi antar individu berbeda-beda, bahkan dalam satu individu bisa berbeda-beda pada waktu yang berbeda pula. Apakah kerja keras gue nanti juga menghasilkan kinerja yang tinggi juga? Dalam hal itu diperlukan adanya Motivasi. Motivasi kerja itu proses yang mengarahkan intensitas, arah, dan ketekunan usaha individu untuk mencapai tujuan organisasi. Ada 2 faktor Herzberg, yaitu motivator dan hygiene. Motivator adalah faktor-faktor intrinsik terkait muatan pekerjaan (mis. Otonomi, tingkat tantangan pekerjaan, tingkat tanggung jawab, dsb. Sedangkan Hygiene adalah faktor ekstrinsik yang terkait konteks pekerjaan (mis. Kompensasi, kondisi kerja, hubungan dengan atasan, cara atasan mensupervisi, hubungan dengan rekan kerja, dsb. Ada yang namanya Job Characteristics model, yaitu teori yang menekankan bahwa ada aspek-aspek/ karakteristik dari pekerjaan yang mempengaruhi terbentuknya motivasi kerja. Apabila ada seseorang di dalam perusahaan baik karyawan atau anggota harus mengalami tiga kondisi psikologis agar mendapatkan motivasi dalam kerja, yaitu Karyawan harus merasa pekerjaannya bermakna (meaningful), Karyawan harus merasakan perasaan bertanggung jawab akan pekerjaannya (sense of responsibility), dan Karyawan tahu hasil akhir dari pekerjaannya (knowledge of results). Ketiga kondisi psikologis tersebut apabila seseorang mengalami 5 karakteristik dalam pekerjaan, yaitu; Variasi tugas adalah tingkatan tugas yang membutuhkan sejumlah keahlian dan kemampuan karyawan, Identitas tugas adalah tingkatan tugas yang membutuhkan karyawan menyelesaikan seluruh pekerjaan dari awal hingga akhir, Signifikansi tugas adalah tingkatan dimana tugas memiliki pengaruh yang substansial bagi orang lain, Otonomi adalah tingkatan kebebasan dan kemandirian yang dirasakan karyawan untuk mengatur pekerjaannya, dan Feedback adalah tingkatan karyawan dapat memperoleh informasi dan arahan yang jelas tentang efektivitas pekerjaannya.

Back to Class.. Pengembangan Organisasi. Apaan tuh?



Kita kembali kuliah di dalam kelas. Hahaha.. tidak lagi belajar di Mall..
            Kali ini kita kuliah dengan materi Pengembangan Organisasi. Sebelumnya, kita berlima masih bingung siapa yang bertugas untuk presentasi kalau sebenarnya salah satu teman dalam kelompok kami itu tidak pernah datang lagi ke kelas PIO. Jadi, setelah kita bertanya kepada Ibu Nuri dan kami berlima pun sudah berunding, akhirnya teman kami yang cantik yaitu Saichu pun bersedia untuk presentasi lagi. Meskipun awalnya sih dia tidak mau dan berkata “Jangan gue dong. Masa gue?”. Tetapi dalam materi ini, Ibu Nuri memperbolehkan 2 orang dalam 1 kelompok datang untuk tutor. Saichu pun memilih Lina untuk menemaninya
            Dalam materi kuliah Pengembangan Organisasi masih sedikit bingung. Apa yang dimaksud dengan pengembangan itu sendiri saja masih belum mengerti. Jujur gue masih kurang paham tentang materi terakhir ini. Karena materi ini masih belum terbayang. Tetapi setelah mengetahui apa itu Pengembangan Organisasi itu baru mengerti. Intinya, di dalam suatu organisasi itu harus berubah, dan perubahan dalam organisasi harus dikelola secara sistematis, agar mencapai kondisi organisasi yang efektif. Agar mencapai kondisi organisasi yang efektif, sebelumnya harus mengetahui apa itu Pengembangan Organisasi dan bagaimana tahap-tahap agar mencapai kondisi yang efektif. Pengembangan Organisasi itu adalah Kegiatan/ usaha yang terencana, melibatkan seluruh elemen organisasi, dikelola oleh manajemen puncak, untuk meningkatkan efektivitas organisasi melalui intervensi yang berbasis ilmu perilaku. Terdapat model pengembangan organisasi dengan menggunakan beberapa pendekatan. Salah satu pendekatan yang secara luas digunakan adalah model Action Research. Model Action Research itu sendiri adalah proses perubahan organisasi yang dimulai dengan pengumpulan data/ permasalahan organisasi secara sistematis hingga pemilihan solusi yang paling tepat untuk mengatasi permasalahan organisasi. Tahap-tahap dalam model Action Research adalah Entering and Contracting yaitu proses awal, pihak manajemen perusahaan mengkomunikasikan kepada konsultan pengembangan organisasi tentang kebutuhan/ masalah yang terjadi dalam organisasi, Diagnosing yaitu Setelah dipaparkan permasalahan yang terjadi, konsultan mengumpulkan data dari organisasi untuk mengetahui sebab dari permasalahan, Planning and implementing change yaitu setelah sebab permasalahan diketahui, dirumuskan rencana dan intervensi yang akan diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan organisasi, dan Evaluation and institutionalizing adalah Setelah intervensi dilakukan, dilakukan evaluasi respon anggota organisasi terhadap perubahan.